Kebangkitan Tenun Majalaya Setelah Redup Puluhan Tahun

Tenun Majalaya
(Gambar: Instagram Lestari Tenun ATBM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bandung berupaya membangkitkan kembali popularitas produk lokal tenun Majalaya.

Dekranasda Kabupaten Bandung berupaya mengangkat kembali citra kain tenun Majalaya sebagai produk tekstil dengan desain modern, baik berupa busana maupun aksesorisnya.

Tujuannya, tak lain untuk meningkatkan minat dan kesadaran masyarakat dalam melestarikan budaya lokal serta kebangkitan ekonomi, terutama para pelaku industrinya.

Sekilas Sejarah Tenun Majalaya

Industri tekstil tradisional tenun Majalaya yang lahir dan berkembang di kawasan Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, kian meredup pasca era 60-an.

Mengutip laman kecamatanmajalaya.blogspot.com, Majalaya memiliki sejarah industri tekstil yang cukup panjang, di mana tahun 1930-an merupakan tonggak awal perkembangan industri tekstil.

Perkembangan industri tekstil ini dipelopori oleh beberapa pengusaha tekstil lokal seperti Ondjo Argadinata, H. Abdulgani, dan lainnya.

Di era tersebut juga diwarnai dengan bermunculannya industri tenun rumahan yang masih menggunakan tustel atau alat tenun bukan mesin (ATBM).

Penyebaran kegiatan menenun berlangsung cukup cepat karena tingginya persentase rumah tangga yang tidak memiliki lahan dan melakukan pertanian marginal.

Selain itu, kegiatan menenun merupakan tradisi lama, tetapi masih menjadi tipikal keterampilan perempuan kelas menengah.

Selain itu keterlibatan buruh-buruh di pabrik-pabrik tenun pada awal tahun 1930-an memberi bekal mereka untuk membuka usaha tenun sendiri.

Gerakan Dekranasda Kabupaten Bandung

Tenun Majalaya
Peragaan busana tenun Majalaya dalam Pekan Kreatif Jawa Barat 2024.

Dekranasda Kabupaten Bandung ambil bagian dalam acara Pekan Kreatif Jawa Barat, di Trans Hotel Kota Bandung pada Minggu (30/6/2024).

Bahkan Bupati Bandung, Dadang Supriatna beserta Ketua Dekranasda Kabupaten Bandung, Emma Dety Permanawaty ikut serta dalam peragaan busana dengan gaun tenun Majalaya dalam Peragaan Wastra dan Produk Unggulan Jawa Barat acara tersebut.

Bertema busana mancanegara dengan kombinasi produk tekstil khas daerah Kabupaten Bandung, Bupati Dadang dan Emma memamerkan baju bergaya Inggris.

Bupati Dadang tampil modis dengan setelan warna hitam berbahan sarung tenun Majalaya berpadu dengan topi fedora berbahan kulit berwarna senada.

Di sampingnya, Emma mengenakan gaun panjang berwarna ungu berbahan sarung tenun Majalaya yang selaras dengan lapisan kain tile. Tak lupa, topi cartwheel berwarna merah muda juga menambah kesan anggun istri bupati Bandung tersebut.

Sambil berjalan bersama, Bupati Dadang dan Emma membuktikan bahwa tenun Majalaya yang dahulu hanya sebagai sarung, kini bisa harmonis menjadi beragam busana, contohnya setelan baju untuk laki-laki maupun gaun cantik untuk perempuan.

Selain peragaan busana, acara Dekranasda Jawa Barat tersebut juga memberikan kesempatan bagi 27 kota/kabupaten di Jawa Barat untuk memamerkan produk kerajinan khasnya sebagai ajang memperkenalkan produk lokal ke masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Dekranasda Kabupaten Bandung turut menampilkan beragam produk mulai dari kain batik kina, sarung Majalaya, tas, hingga aksesoris seperti kalung dan bros.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru