BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kemenangan Manchester United 2-0 atas Manchester City di derbi Manchester, Sabtu (17/1/2026) dini hari WIB, ternyata tidak hanya meramaikan jagat sepak bola. Di Indonesia, hasil pertandingan tersebut justru memicu fenomena unik yang mengundang gelak tawa netizen di mana beberapa akun resmi instansi pemerintah, sekolah, bahkan lembaga agama ramai-ramai memanfaatkan momen kemenangan MU untuk konten media sosial mereka.
Fenomena yang kini viral dengan sebutan “digoreng instansi” ini menampilkan foto-foto pemain Manchester United seperti Bruno Fernandes, Amad Diallo, hingga pelatih Ruben Amorim yang dikaitkan dengan program kerja, layanan publik, bahkan imbauan nikah. Absurd? Sangat. Tapi itulah yang membuat netizen terhibur.
Dari Bawaslu Hingga KUA, Semua Ikut Merayakan
Salah satu postingan yang paling mencuri perhatian datang dari akun resmi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Balikpapan. Mereka mengunggah foto Bryan Mbuemo dengan headline “Full Time” dan skor 2-0, disertai narasi tentang penanganan pelanggaran Bawaslu. Postingan tersebut langsung dibanjiri komentar netizen yang heran sekaligus terhibur.
“Fix admin mancunian” tulis @as*ar_nsr di kolom komentar postingan @bawaslubalikpapan, dikutip Minggu (18/1/2026).
Tak ketinggalan, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pangean turut meramaikan dengan desain poster bertuliskan “Tahukah Kamu Jenis Wali Nikah?” dengan latar belakang skor MU 2-0 atas City dan juga Bryan Mbuemo. Kombinasi antara edukasi pernikahan dan euforia sepak bola ini menciptakan kontras yang lucu dan mengundang perhatian.
Yang paling kreatif mungkin datang dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 10 Jakarta. Mereka membuat postingan dengan headline “Kunci Siswa Teladan” yang divisualisasikan dengan foto pemain MU merayakan gol, disertai skor 2-0. Di bagian bawah, tertulis dua poin: “Disiplin” dan “Rajin Belajar” seolah-olah kemenangan MU adalah hasil dari kedisiplinan dan belajar yang tekun.
Fenomena ini langsung menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial. Netizen beramai-ramai mengomentari kreativitas sekaligus tingkah para admin akun instansi yang memanfaatkan momentum kemenangan MU. Beberapa netizen bahkan membuat kompilasi postingan-postingan absurd tersebut dengan caption “Dua Kata Lucu: Digoreng Instansi” yang langsung viral dan dibagikan ribuan kali.
Baca Juga:
Ruben Amorim Cetak Sejarah, Man United Menang Dramatis atas Man City
Antara Kreativitas dan Profesionalitas
Meski mengundang tawa, fenomena ini juga memunculkan pertanyaan serius tentang profesionalitas pengelolaan media sosial instansi pemerintah. Beberapa warganet mempertanyakan apakah konten seperti ini sesuai dengan fungsi dan tugas instansi yang bersangkutan. Namun, di sisi lain, ada yang menilai strategi ini justru efektif dalam meningkatkan engagement dan membuat informasi publik lebih mudah diterima masyarakat, terutama generasi muda yang aktif di media sosial.
Tren Konten Numpang Viral
Fenomena “digoreng instansi” ini sebenarnya bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, berbagai momen viral seperti kemenangan timnas Indonesia, trending topic politik, hingga peristiwa internasional sering dimanfaatkan instansi untuk meningkatkan jangkauan konten mereka. Yang membedakan kali ini adalah masifnya partisipasi dari berbagai jenis instansi, mulai dari lembaga penegak hukum, pendidikan, hingga keagamaan. Semua seolah berlomba-lomba memanfaatkan momentum kemenangan MU untuk “numpang viral”. Tren ini juga menunjukkan bahwa para pengelola media sosial instansi pemerintah semakin paham tentang algoritma dan perilaku pengguna media sosial. Mereka tahu bahwa konten yang mengikuti trending topic memiliki peluang lebih besar untuk dilihat dan dibagikan.
Hiburan di Tengah Keseriusan
Terlepas dari pro dan kontra, fenomena “digoreng instansi” ini setidaknya memberikan hiburan di tengah keseriusan isu-isu pemerintahan dan pelayanan publik. Netizen yang biasanya malas membaca informasi dari akun instansi, kini justru tertarik melihat karena keunikan kontennya. Hingga berita ini diturunkan, postingan-postingan tersebut masih terus bermunculan dari berbagai instansi daerah lainnya.
Sepertinya, euforia kemenangan Manchester United 2-0 atas Manchester City tidak hanya dirasakan di Old Trafford, tetapi juga di kantor-kantor pemerintahan Indonesia. Yang jelas, netizen Indonesia sekali lagi membuktikan bahwa mereka adalah komunitas paling kreatif—dan paling lucu—dalam merespons setiap momen, bahkan yang tidak ada hubungannya sekalipun.
(Magang UIN SGD Bandung/Adit Ramadhan)











