Kemensos Bagikan 16.000 Laptop untuk Dukung Sekolah Rakyat

Laptop Sekolah Rakyat (Instagram Kemensos RI)
(Instagram Kemensos RI)
-

Tidak ada video disisipkan.

TANGERANG, TEROPONGMEDIA.ID — Kementerian Sosial (Kemensos) telah memulai pendistribusian sebanyak 16.000 unit laptop kepada siswa dan guru di Sekolah Rakyat (SR). Bantuan teknologi ini diberikan sebagai alat penunjang untuk memastikan kelancaran proses belajar mengajar.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menegaskan bahwa proses pembagian telah berjalan. “Sudah mulai dibagikan. Semua siswa dipastikan dapat, jumlahnya ada 16 ribu unit,” kata Mensos, mengutip Info Publik, Kamis (13/11/2025).

Mensos juga menekankan bahwa bantuan tidak hanya diperuntukkan bagi siswa, melainkan juga para tenaga pendidik.

“Gurunya juga dapat. Satu siswa itu satu laptop. Semuanya sudah proses pembagian ya,” ujarnya menambahkan.

Dalam pernyataannya, Saifullah Yusuf kembali menegaskan misi strategis dari kehadiran Sekolah Rakyat.

Menurutnya, lembaga pendidikan tersebut hadir untuk memutus siklus kemiskinan antargenerasi, memperluas akses pendidikan, dan menjamin pendidikan yang bermutu bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

“Sekolah Rakyat hadir untuk menghentikan siklus kemiskinan antargenerasi, memperluas akses pendidikan, menjamin pendidikan yang bermutu untuk anak keluarga miskin dan miskin ekstrem, dan memastikan tidak ada yang tertinggal dalam pendidikan,” tegas Mensos.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pengajaran, para guru di Sekolah Rakyat juga dikatakan telah mendapatkan pelatihan khusus.

Pelatihan ini mencakup pemanfaatan Learning Management System (LMS) dan modul pembelajaran, yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi baik dari segi biaya maupun waktu.

BACA JUGA

Google Siapkan ChromeOS Baru, Satukan Laptop dengan Ekosistem Android

Kemensos Resmi Proses Pengusulan Marsinah Sebagai Pahlawan Nasional

Distribusi laptop ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi di sektor pendidikan, termasuk di dalam program Sekolah Rakyat.

Menurut Presiden, adopsi teknologi informasi sangat krusial untuk membantu daerah-daerah terpencil yang masih mengalami kekurangan guru atau membutuhkan peningkatan kapasitas tenaga pendidik.

Bantuan laptop untuk sekolah rakyat diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kesenjangan pendidikan tersebut.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru