Kereta Api Purwojaya Anjlok di Kedunggedeh Bekasi, Jalur Kereta Belum Bisa Dilalui

Kereta Api Purwojaya Anjlok di Kedunggedeh Bekasi, Jalur Kereta Tak Bisa Dilalui
Kereta Api Purwojaya Anjlok di Kedunggedeh Bekasi, Jalur Kereta Tak Bisa Dilalui ( @krk_official15)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kereta Api 58F Purwojaya rute Jakarta Gambir – Cilacap dilaporkan mengalami anjlok di wilayah Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (25/10/2025) siang.

Berdasarkan informasi yang diterima, rangkaian KA Purwojaya anjlok di petak jalan antara Stasiun Kedunggedeh dan Stasiun Lemahabang.

Akibat kejadian tersebut, terjadi keterlambatan perjalanan sejumlah kereta yang melintas di jalur tersebut.

Penampakan kereta Purwojaya yang mengalami anjlok di Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat itu diunggah oleh akun X (dahulu Twitter) @sahabat_kereta.

Kereta Anjlok
(@infokrw)

Akun tersebut mengunggah dua buah foto kereta Purwojaya yang mengalami anjlok.

Baca Juga:

Imbas Kereta Anjlok, PT KAI Daop 8 Surabaya Ubah Pola Perjalanan

Kereta Anjlok di Kulonprogo Sebabkan Penumpang Alami Luka Ringan dan Berat

Di foto pertama, terlihat gerbong kereta di bagian tengah tampak keluar jalur. Bahkan, posisi gerbongnya berada persis di antara sungai. Gerbong keretanya pun terlihat pada posisi miring ke kanan.

Penyataan PT KAI

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta melaporkan KA Purwojaya dengan nomor 58F relasi Gambir–Kroya anjlok pada dua kereta bagian belakang saat melintas di emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Bekasi, Km 56+1/2, Sabtu, 25 Oktober 2025, pukul 14.14 WIB. Akibatnya, jalur hilir dan hulu sementara tidak dapat dilalui.

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menyatakan informasi pertama datang dari masinis sesaat setelah kereta melintas di lokasi kejadian. “Begitu laporan diterima, petugas langsung berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk memastikan keselamatan penumpang dan keamanan perjalanan kereta lainnya,” ujar Ixfan pada Sabtu, 25 Oktober 2025.

Rangkaian KA Purwojaya terdiri atas satu lokomotif, delapan kereta kelas eksekutif (K1), satu kereta makan (KM), dan satu kereta pembangkit, dengan total 232 penumpang. Petugas stasiun bersama Polsuska, Unit Jalan Rel, dan Tim Sarana Daop 1 Jakarta segera menuju lokasi untuk pemeriksaan jalur dan penanganan rangkaian yang terdampak. “Seluruh penumpang dalam kondisi aman dan tetap akan melanjutkan perjalanan setelah proses penanganan selesai,” kata Ixfan.

KAI Daop 1 juga mengamankan area emplasemen Kedunggedeh, Bekasi, untuk mencegah gangguan perjalanan kereta lainnya. Pemeriksaan teknis sarana dan prasarana masih berlangsung guna memastikan penyebab pasti anjlokan.

“Kami mohon maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan akibat gangguan ini. Petugas di lapangan terus bekerja melakukan normalisasi agar perjalanan dapat segera kembali lancar,” ujar Ixfan.

(usamah kustiawan)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru