Ketua MUI Sebut Progam Makan Gratis Panggilan Tuhan

program makan gratis-2
(ANTARA)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Ketua Majelis Ulama Indonesia atau MUI, Anwar Iskandar, mengatakan bahwa makan sebagai salah satu aspek penting tatanan negara ideal.

Wakil Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini menyampaikan bahwa makan bisa menjaga stabilitas di tengah masyarakat.

“Kata Al Quran makan penting. Cukup sandang, cukup pangan. Jadi kalau ada seorang presiden, seorang wakil presiden punya program beri makan rakyat itu program Allah Swt. Ya iya kan? mau dilawan? mau kita lawan? itu program tuhan itu,” kata Anwar di acara zikir kebangsaan HUT RI ke-79 di Istana Merdeka.

Jokowi tidak memiliki kebijakan memberi makan gratis untuk warga. Belakangan program makan siang gratis dipromosikan sebagai janji kampanye Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024.

Prabowo, yang terpilih sebagai Presiden, bersama Gibran Rakabuming Raka, menjadikan skema itu sebagai prioritas pemerintahannya kelak.

Anwar tidak secara spesifik dalam pidatonya menyebut bahwa yang dimaksud sebagai program tuhan adalah milik Prabowo.

Ketika memberi sambutan Anwar Iskandar menyebut dua hal lain yang membuat negara menjadi ideal.

Pertama adalah negara yang bangsanya beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha kuasa dengan beribadah sesuai agamanya. Kedua negara yang membuat masyarakatnya aman.

“Negaranya aman, kedaulatannya terjaga. Oleh karena itu butuh TNI yang kuat, butuh polisi yang profesional. Betul apa tidak? jadi menciptakan negara yang kuat, keamanannya kuat itu program Allah Swt. Panglima TNI dan Kapolri kan meneruskan saja,” kata Anwar.

BACA JUGA: Uji Coba Program Makan Gratis Berjalan, Gibran Minta Masukan!

Sebanyak 3.163 peserta mengikuti Zikir dan Do’a Kebangsaan, termasuk Para Menteri Kabinet Indonesia Maju, dan OASE organisasi untuk para istri menteri Kabinet Indonesia Maju.

Turut berpartisipasi Majelis Zikir, Ponpes Hubbul Wathon, Para Tokoh Agama, Para Tokoh Agama Kaltim, Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama, pimpinan ormas Islam, pimpinan pondok pesantren, ulama dan kiai, dan santri.

 

(Kaje/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru