Kisah Nabi Daud AS dari Mulai Keberanian Berperang Hingga Mukjizatnya

Kisah Nabi Daud AS
Ilustrasi (freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Nabi Daud AS adalah sosok yang sangat dihormati dalam ajaran Islam. Sebagai pilihan Allah SWT, beliau menjalani hidup yang jauh dari dosa. Beliau sering berpartisipasi dalam kajian bersama Bani Israil dan selalu beribadah di mihrab.

Beliau tinggal di kota Bethlehem, yang pada saat itu dipimpin oleh Raja Thalut. Namun, setelah menunjukkan keberaniannya di medan perang dan kecerdasannya dalam melawan Raja Jalut, Nabi Daud AS akhirnya menggantikan Thalut sebagai raja.

Semangat Nabi Daud dalam Berperang

Kisah Nabi Daud AS, terdapat cerita mengenai semangat berperang yang luar biasa yang seorang remaja miliki. Meskipun usianya masih sangat muda dan baru masuk remaja, Nabi Daud AS tidak gentar untuk terlibat dalam medan perang.

Kisah ini bermula ketika Bani Israil sedang merencanakan serangan terhadap musuh yang mengancam mereka.

Raja Thalut, pemimpin Bani Israil pada saat itu, memerintahkan Syami’un, orang kepercayaannya, untuk mencari sukarelawan tentara yang siap melawan musuh.

Syami’un segera menyampaikan kabar ini kepada seluruh rakyat. Kabar tentang pencarian tentara untuk melawan musuh pun sampai kepada telinga Nabi Daud AS.

Namun, karena usianya yang masih tergolong muda, Nabi Daud AS belum boleh untuk ikut berperang.

Sebagai gantinya, ia hanya mendapat tugas menggembala kambing dan bertugas mengantarkan susu kepada kakak-kakaknya yang berada di medan perang.

Namun, saat Nabi Daud AS sedang mengantarkan susu kepada kakak-kakaknya, Syami’un melihat potensi yang luar biasa dari Nabi Daud.

Syami’un yang bertugas mencari tentara pilihan untuk melawan Raja Jalut, merasa bahwa Nabi Daud AS adalah orang yang tepat untuk menjadi salah satu tentara tersebut. Oleh karena itu, Syami’un segera melaporkan temuannya kepada Raja Thalut.

Raja Thalut pun menyetujui usulan Syami’un untuk mengangkat Nabi Daud AS sebagai salah satu tentara.

Nabi Daud AS sangat antusias dan siap menerima tawaran tersebut. Ia pun segera mempersiapkannya dengan sungguh-sungguh untuk menghadapi medan perang yang menantang.

Dengan semangat yang membara, Nabi Daud AS memasuki medan perang dengan penuh keyakinan.

Meskipun usianya masih muda, ia tidak gentar menghadapi musuh yang jauh lebih kuat. Dalam pertempuran melawan Raja Jalut, Nabi Daud AS menunjukkan keberanian dan kecerdasannya yang luar biasa.

Mengalahkan Raja Jalut

Kisah mengalahkan Raja Jalut hanya dengan menggunakan ketapel memang luar biasa. Nabi Daud AS, dengan kecerdasan dan ketekunan, berhasil mengatasi tantangan yang ia hadapi dalam medan perang antara Raja Thalut dan Raja Jalut.

Meskipun Raja Jalut memiliki peralatan perang yang lengkap, Nabi Daud AS hanya bersenjatakan ketapel. Namun, dengan izin Allah SWT, ketapel tersebut menjadi senjata yang sangat efektif.

Meskipun Raja Jalut memiliki postur tubuh yang besar dan menakutkan, Nabi Daud AS mampu mengalahkannya. Pertarungan antara Raja Thalut dan Raja Jalut awalnya tidak seimbang, dan Raja Thalut hampir terbunuh.

Melihat hal ini, Nabi Daud AS memutuskan untuk ikut membantu Raja Thalut. Meskipun banyak orang yang meremehkannya, Nabi Daud AS dengan keberanian dan kecerdikan akalnya melontarkan batu ketapel yang mengenai kepala Raja Jalut, mengakibatkan kematian Raja Jalut.

Kematian Raja Jalut membuat bala tentara raja tersebut kehilangan semangat dan melarikan diri. Raja Thalut sangat kagum dengan kecerdasan Nabi Daud AS yang telah membawa kemenangan bagi mereka.

BACA JUGA : Abu Bakar Ash Shiddiq Sahabat Nabi yang Dermawan

Mukjizat Nabi Daud As

Kepandaian dan mukjizat Nabi Daud AS memang luar biasa. Beliau memiliki kemampuan untuk menyelesaikan perselisihan dengan adil dan tidak memihak kepada salah satu pihak.

Kemampuan ini membuatnya diangkat sebagai khalifah di muka bumi. Selain itu, Nabi Daud AS juga memiliki kelembutan dalam tutur katanya. Ia mampu melembutkan hati yang keras dengan perkataannya yang bijaksana.

Ini merupakan salah satu bentuk mukjizatnya yang membuat dakwahnya diterima oleh kaumnya. Selain itu, Nabi Daud AS juga memiliki kemampuan untuk menundukkan gunung agar ikut bertasbih bersamanya pada waktu fajar dan senja.

Ia juga dapat berkomunikasi dengan hewan, seperti ketika ia ditegur oleh seekor ulat yang mengingatkannya akan pentingnya bersyukur kepada Allah.

Tidak hanya itu, Nabi Daud AS juga memiliki kekuatan fisik yang luar biasa. Beliau mampu menekuk besi tanpa menggunakan alat pemanas, dan bahkan mampu membuat baju besi hanya dengan kedua tangannya.

Puasa Daud

Puasa Daud AS adalah puasa yang sangat Allah SWT sukai. Alur puasa ini dengan satu hari berpuasa dan satu hari berbuka. Nabi Daud AS juga terkenal sebagai seorang yang gemar beribadah dan berpuasa kepada Allah SWT.

Praktik puasa Daud ini masih hingga sekarang sebagai bentuk pengamalan sunnah dari Nabi Daud AS. Selain itu, dalam peninggalan sejarah Nabi Daud AS, ditemukan Istana Nabi Daud di Khirbet Qeiyafa, sebuah kota kuno yang terletak sekitar 20 mil dari Yerusalem.

Istana ini merupakan bangunan terbesar pada abad ke-10 dan sebagai tempat tinggal Nabi Daud AS. Istana tersebut memiliki pemandangan yang indah, termasuk pemandangan Laut Tengah, pegunungan Hebron, dan wilayah Yerusalem bagian timur.

Selain istana, terdapat juga mihrab Nabi Daud yang ada di luar Masjidil Aqsha. Mihrab ini pernah runtuh dan kemudian dibangun kembali oleh Sultan Hisamudin LASyin pada tahun 696 Hijriah atau 1298 Masehi.

Selanjutnya, kisah Nabi Daud AS juga terkenal dengan kemampuannya dalam melunakkan besi hanya dengan tangannya. Hal ini membuatnya membangun industri tambang besi.

 

 

(Hafidah Rismayanti/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru