BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Seorang siswa SMAN 5 Bandung berinisial MFA (16) meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Jalan Cihampelas, Bandung, pada Jumat malam (13/3/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.
Peristiwa tragis tersebut menggegerkan warga sekitar karena korban diduga diserang oleh kelompok pelajar dari sekolah lain. Insiden itu juga sempat terekam dalam video amatir yang kemudian viral di media sosial.
Berawal dari Bukber Pelajar
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula dari kegiatan buka bersama (bukber) yang diikuti sejumlah siswa SMAN 5 Bandung di kawasan Ciumbuleuit, Kota Bandung.
Setelah acara selesai, para pelajar pulang dengan mengendarai sepeda motor secara berkonvoi menuju arah Jalan Cihampelas. Korban MFA disebut berada di bagian belakang rombongan tersebut.
Saat rombongan melintas di lokasi kejadian, korban bersama beberapa temannya diduga diadang oleh sekelompok pelajar dari sekolah lain.
Kelompok tersebut kemudian menyerang korban hingga terjatuh dari sepeda motor. Akibat kejadian itu, sepeda motor milik korban dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah.
Korban kemudian ditemukan tergeletak di tepi jalan di depan sebuah warung seafood di kawasan Cihampelas.
Saksi: Rombongan Pelajar Turun dari Ciumbuleuit
Salah seorang warga setempat, Adi (40), mengatakan ia mengetahui kejadian tersebut dari informasi warga dan keramaian di lokasi.
“Katanya anak-anak SMAN 5 abis bukber. Berapa puluh motor nggak tahu. Dari arah Ciumbuleuit turun ke sini (Cihampelas). Rombongan gitu, konvoi,” ujar Adi kepada wartawan, Sabtu (14/3/2026).
Namun Adi mengaku tidak mengetahui secara pasti pihak mana yang lebih dulu memicu konflik.
“Enggak tahu yang pertama memicu konflik siapa, enggak tahu. Enggak tahu SMAN 2 atau SMAN 5,” katanya.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Peristiwa tersebut kini tengah diselidiki oleh aparat kepolisian. Dugaan sementara, insiden tersebut berkaitan dengan tawuran antar pelajar.
Kapolsek Polsek Coblong, Riki Erikson, mengatakan bahwa pihak kepolisian masih mendalami kronologi kejadian.
“Dugaan sementara pelajar SMAN 5 Bandung tawuran dengan siswa SMAN 2 Bandung,” kata Riki.
Ia juga membenarkan bahwa korban yang meninggal dunia merupakan siswa kelas XI di SMAN 5 Bandung.
Polisi Periksa CCTV dan Video Viral
Kasus ini kini ditangani oleh Polrestabes Bandung. Aparat telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan rekaman CCTV dan video amatir yang beredar di media sosial.
Pelaksana Tugas Kapolrestabes Bandung, Adiwijaya, memastikan penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat.
“Kasus ini dalam penyelidikan Satreskrim Polrestabes Bandung,” ujarnya.
Baca Juga:
Siswa SMAN 5 Bandung Tewas di Jalan Cihampelas Usai Bukber, Polisi Selidiki Dugaan Tawuran
Farhan: Kebun Binatang Bandung Belum Bisa Beroperasi saat Libur Lebaran
Korban Dimakamkan di TPU Sirnaraga
Korban diketahui merupakan warga Jalan Kalasan V, Pharmindo, Kompleks Perumahan Cibeureum Raya, Kota Cimahi.
Jenazah MFA telah dimakamkan di TPU Sirnaraga yang berada di Jalan Pajajaran, Kota Bandung.
Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan antar pelajar di Indonesia dan menjadi perhatian publik terkait pentingnya pengawasan serta pembinaan terhadap aktivitas remaja di luar lingkungan sekolah.
(Dist)


