Longsor di Lima Desa di Kudus, 9 Rumah Warga Rusak

Material longsor menutup akses jalan di Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. (ANTARA/HO-BPBD Kds.)
-

Tidak ada video disisipkan.

KUDUS, TM.ID : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus mengonfirmasi, terjadi longsor di lima desa di Kecamatan Gebog.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kudus Munaji mengatakan, bencana tanah longsor yang terjadi pada Jumat (30/12/2022) itu merusak sembilan rumah warga.

Kelima desa tersebut, yakni Desa Japan, Desa Kajar, Desa Soco, dan Ternadi di Kecamatan Dawe (tiga rumah), dan Desa Menawan di Kecamatan Gebog (enam rumah).

Bencana tanah longsor di Kecamatan Dawe, kata Munaji, berasal dari tebing setinggi 30 meter dan runtuhan material batunya menutup akses jalan di Desa Japan yang menjadi penghubung antara Dukuh Ceglik dan Klumpit.

Bencana serupa juga terjadi di Desa Ternadi, material tanah longsor menutup akses jalan desa setempat.

Selain itu, di lokasi tersebut juga timbul retakan tanah sepanjang 10 meter dan merobohkan tembok rumah warga desa setempat.

Sedangkan di Desa Kajar dan Soco juga berdampak pada rumah warga desa setempat meskipun tidak berdampak kerusakan bangunan.

Sebelum terjadi longsor, di Kecamatan Dawe turun hujan dengan intensitas sedang dan lebat dalam kurun waktu lama.

Sehingga, kontur tanah menjadi gembur, karena tidak mampu menahan resapan air dalam jumlah banyak.

BACA JUGA: Akibat Longsor, Akses jalan Sukabumi – Pelabuhan Ratu Belum Bisa Dilalui

Kawasan yang terdapat tebing tinggi, kata dia, memang tidak ada talut penyangga dan diperparah dengan tidak adanya saluran pembuangan air hujan. Sedangkan posisi bangunan berada di tepi tebing sehingga rawan longsor.

Bencana tanah longsor di Kecamatan Dawe terjadi di 10 titik, sebanyak lima titik diantaranya berdampak pada rumah warga dan lima titik lainnya berdampak pada akses jalan desa setempat.

Potensi kerugian dari bencana tanah longsor tersebut, di Kecamatan Dawe ditaksir mencapai Rp35 juta dan di Kecamatan Gebog sebesar Rp5 juta.

Tim BPBD Kudus bersama warga desa setempat sudah melakukan pembersihan jalan dari material tanah longsor, termasuk yang menimpa rumah warga. Sedangkan tanah yang mengalami retakan ditutup dengan plastik.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru