BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID –Saat peluit panjang tanda berakhirnya laga antara Persib Bandung melawan Persijap Jepara terdengar, sorak sorai serta teriakan kebahagiaan langsung pecah memenuhi suasana. Pertandingan yang berlangsung sengit selama 96 menit, termasuk tambahan waktu, sempat membuat para bobotoh dibuat tegang dan deg-degan sepanjang laga.
Di saat bersamaan, pertandingan antara Borneo FC melawan Malut United yang berakhir dengan skor telak 7-1 tak menghalangi langkah Persib untuk memastikan diri meraih hattrick juara. Di luar Stadion, ratusan motor milik bobotoh dengan suara knalpot khas mulai memadati jalan . Kibaran bendera biru serta cahaya kembang api pun semakin menyemarakkan pesta kemenangan yang penuh euforia itu.
Euforia kemenangan tidak berhenti sampai di situ. Tak lama berselang, suara raungan motor mulai terdengar di hampir seluruh ruas jalan di Kota. Deru ratusan kendaraan itu saling bersahutan memecah malam, diiringi teriakan penuh semangat dari para bobotoh yang terus mengumandangkan yel-yel, “Persib Juara! Persib Juara!” sambil merayakan keberhasilan Persib Bandung mencatatkan hattrick gelar juara.
Persib Bandung kini resmi dinobatkan sebagai kampiun BRI Super League musim 2025/2026 usai bermain imbang 0-0 menghadapi Persijap Jepara di Stadion GBLA, Kota Bandung, Sabtu (23/05) malam. Hasil tersebut memastikan Persib menorehkan sejarah baru sebagai tim pertama dan bisa jadi satu-satunya di era sepak bola modern Indonesia yang mampu meraih gelar juara tiga musim berturut-turut.
Tambahan satu poin sudah cukup bagi Persib Bandung untuk memastikan gelar juara liga tiga musim beruntun dengan raihan 79 poin, jumlah yang sama dengan Borneo FC. Meski memiliki poin identik, Persib berhak keluar sebagai kampiun karena unggul head to head atas Borneo FC yang di laga terakhir secara bersamaan sukses membantai Malut United dengan skor 7-1.
Tampil di hadapan ratusan ribu bobotoh, Persib langsung bermain agresif sejak peluit babak pertama dibunyikan. Peluang pertama lahir pada menit keempat lewat sepakan jarak jauh Thom Haye, namun bola masih melambung di atas mistar gawang Persijap Jepara.
Tak lama kemudian, sundulan Federico Barba yang memanfaatkan sepak pojok Thom Haye juga belum menemui sasaran. Persib kembali memperoleh peluang emas pada menit ke-33 melalui Adam Alis, tetapi sontekannya melebar di sisi kanan gawang. Sementara itu, percobaan lain dari Adam Alis masih mampu ditepis kiper Persijap, Muhammad Ardiansyah.
Memasuki babak kedua, Persib Bandung kembali memperoleh peluang emas melalui tendangan Andrew Jung di awal pertandingan babak kedua. Namun, peluang tersebut masih mampu digagalkan penjaga gawang lawan. Penampilan gemilang kiper Persijap Jepara, Muhammad Ardiansyah, membuat sejumlah peluang matang Persib gagal berbuah gol.
Keberhasilan ini semakin menegaskan dominasi Persib dalam beberapa musim terakhir. Setelah sebelumnya sukses meraih gelar secara back to back, Maung Bandung kini menyempurnakan supremasinya dengan mencatatkan hattrick juara di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Usai tambahan waktu selama enam menit berakhir, wasit akhirnya meniup peluit panjang sebagai tanda pertandingan selesai. Sorak kebanggaan bobotoh pun pecah menyambut keberhasilan bersejarah tersebut. Selamat untuk Maung Bandung!










