BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung sukses menyelenggarakan ajang kompetisi esports bergengsi bertajuk Mobile Legends Campus Competition (MCC) 2025.
Acara ini digelar pada Kamis (11/12/2025) di Aula Fakultas Dakwah dan Komunikasi dengan konsep turnamen kampus yang kompetitif, sportif, dan penuh semangat juang.
Dengan mengusung slogan “Compete with Skill, Fight with Spirit”, MCC 2025 menghadirkan atmosfer pertandingan yang seru dan menantang. Para peserta yang berasal dari berbagai kampus di Jawa Barat menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam strategi, kerja sama tim, serta kepekaan dalam dinamika pertandingan Mobile Legends yang cepat dan intens.
Selain pertandingan utama, acara juga diisi dengan sesi diskusi santai seputar perkembangan industri esports, peluang karier di bidang gaming, hingga edukasi mengenai pentingnya sportivitas dan manajemen emosi dalam kompetisi digital.
Ketua Pelaksana, Rifki Fadil Mutaqin menjelaskan tujuan MCC 2025 adalah membuka ruang talenta muda untuk berkembang di dunia esports yang kini semakin diakui secara profesional.
“Kami ingin mahasiswa memiliki wadah untuk mengekspresikan kemampuan, membangun sportivitas, serta menumbuhkan mental kompetitif yang sehat,” ujarnya.
Baca Juga:
Roadshow Suar Mahasiswa Awards Sukses Digelar di UIN SGD Bandung
Kolaborasi Kampus dan Alumni Menuju UIN SGD Bandung Unggul, Inklusif dan Progresif

Ketua Jurusan KPI UIN SGD, Dr. H. Nase Saifuddin Zuhri, M.M. memberikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya kompetisi ini.
“Saya sangat bangga dan sangat mendukung penuh acara ini serta mengapresiasi karena telah berani melakukan action. Menurut teori Martigo, sehebat dan segagah apa pun konsep dan gagasan itu berangkat dari angka satu, yaitu action. Ini menjadi bekal untuk meraih kesuksesan di masa yang akan datang,” ujarnya.
Dosen Pengampu mata kuliah event organizer, Asmarandani Putri Heryadi, M.Sos, CPR. mengatakan mata kuliah EO ini bukan hanya soal teori tapi tentang learning by doing.
“Anak-anak mahasiswa belajar untuk menggelar event secara langsung, belajar mengatur jalannya sebuah kegiatan sehingga suskses,” katanya.
Dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 12 tim, MCC 2025 sukses menjadi ajang kompetisi kampus yang meriah sekaligus memperkuat jiwa kompetitif dan persaudaraan antar mahasiswa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang mempererat kolaborasi dan kreativitas di lingkungan kampus.



