Mahasiswa UNY Ciptakan Eco-Balls dari Ampas Tebu dan Kopi

Eco-Balls
Eco-Balls. (dok. UNY)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Tim mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berhasil mengembangkan inovasi Eco-Balls, bahan pengemas ramah lingkungan pengganti bubble wrap yang berbasis ampas tebu dan kopi.

Penelitian ini merupakan bagian dari proyek yang didanai oleh UNY. Tim peneliti terdiri dari Dian Narmada Asri (Pendidikan Kimia), Muhamad Rizky Hadiningrat (Fisika), Faizun A’raffatah Mafazan (Fisika), Nur Azmi Zahra Fitriani (Kimia), dan Afifah Nur Miftakhul Janah (Biologi).

Di bawah bimbingan Regina Tutik Padmaningrum, penelitian ini bertujuan merumuskan formulasi terbaik untuk Eco-Balls sebagai alternatif pengemas yang mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 12.5, yakni pengurangan sampah secara signifikan pada tahun 2030, terutama sampah plastik.

Tiga Tahap Utama

Dalam prosesnya, penelitian ini melibatkan tiga tahap utama: persiapan alat dan bahan, pembuatan Eco-Balls, serta pengujian karakteristik produk. Tim menciptakan lima formula dengan variasi konsentrasi antara ampas tebu dan kopi.

Berdasarkan hasil uji, formula keempat (F4) dengan komposisi 70% ampas kopi dan 30% ampas tebu memiliki nilai paling optimal. F4 menunjukkan sifat organoleptis terbaik, daya serap 0%, serta tingkat degradasi yang unggul.

Meski demikian, uji statistik menggunakan metode nonparametrik Kruskall-Wallis menyatakan hasilnya tidak signifikan. Oleh karena itu, perlunya penelitian lanjutan untuk meningkatkan kualitas produk sehingga dapat bersaing sebagai solusi pengganti bubble wrap berbasis bahan alami.

BACA JUGAYogyakarta Masuk Salah Satu Daftar Kota Pelajar Terbaik di Dunia

Harapannya Produk Eco-Balls dari UNY ini dapat menjadi langkah konkret dalam mengurangi dampak negatif plastik terhadap lingkungan, sekaligus mendorong inovasi berbasis limbah yang bernilai guna tinggi.

 

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
DJP
DJP Dukung UMKM Naik Kelas via PP Nomor 20 Tahun 2026
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik