Makna Lagu Bangun Orang Waras – Methosa, Kritisi Isu Sosial

bangun orang waras-1
(instagram)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Selain sibuk menjadi pelawak, Rina Nose ternyata merupakan vokalis band metal Methosa. Meskipun sudah bergabung sejak 2024 lalu, Rina kembali memperkenalkan dirinya sambil membagikan cuplikan single mereka, “Bangun Orang Waras”.

Sontak lagu tersebut langsung mencuri perhatian, karena berisi kritik sosial yang cukup frontal terhadap pemerintah. Apakah kalian penasaran dengan lirik dan makna yang ada di lagu ini? simak dalam artikel ini ya!

Makna Lagu

Lagu ini berbicara mengenai isu sosial yang terjadi di dalam masyakarat, terutama soal korupsi, kolusi, dan nepotisme yang merajalela. Meski mengungkap praktik-praktik curang yang menghambat kemajuan bangsa, lagu ini juga mendorong masyarakat untuk lebih kritis mengawasi pemerintah.

Meski belakangan ramai disorot, lagu ini sebenarnya sudah rilis sejak 11 Oktober 2024. Pada saat itu, lagu ini juga menerima antusiasme yang tinggi, karena berhasil menembus lebih dari 100 ribu streams di Spotify, meski belum sebulan dirilis.

Methosa merupakan band metal yang digawangi oleh Mansen Munthe dan Rina Nose sebagai vokalis. Band ini memang identik dengan karya lagu yang berisi isu dan kritik sosial.

Lirik lagu

Hei bangun orang waras, demokrasi sudah basi
Buah ini busuk tak ada nutrisi.
Raganya hidup namun sukmanya mati
Hukum memang buta tapi kenal transaksi

Hey pak petani, pupuk mahal cuma modus!
Agar beras impor jalannya bisa mulus
Hey pak guru, pengangkatanmu tak diurus!
Agar gaji tetap kecil terus menerus

Hutan adat itu rumah kami, dijual kini Ratusan tahun kami sudah di sini
Skarang menjadi lahan sawit oligarki

Yo iyo iyo iyo banguorang waras
Yo iyo iyo iyo bangun orang waras
Yo iyo iyo iyo bangun orang waras
Yo iyo iyo iyo bangun orang waras

Hey pemuda! Sudahkah kau dapat kerja? Modal ijazah atau dibantu ayah
Hey, hey, hey, hey para buruh sudahkah kau beli susu?
Juga lauk pauk untuk anak istrimu

Hutan adat itu rumah kami, dijual kini
Ratusan tahun kami sudah di sini
Skarang menjadi lahan sawit oligarki

BACA JUGA:

Rina Nose dan Band Methosa Soroti Isu Sosial Lewat Lagu, akankah Diintimidasi?

Lirik Lagu Bangun Orang Waras Methosa, Bakal Dicekal Lagi?

Yo iyo iyo iyo bangun orang waras
Yo iyo iyo iyo bangun orang waras
Yo iyo iyo iyo bangun orang waras
Yo iyo iyo iyo bangun orang waras

Yo iyo iyo iyo bangun orang waras
Yo iyo iyo iyo bangun orang waras
Yo iyo iyo iyo bangun orang waras
Yo iyo iyo iyo bangun orang waras

 

(Kaje/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru