Melly Goeslaw Perjuangkan Hak Musisi, Soroti RUU Hak Cipta dan Transparansi Royalti

Melly Goeslaw
(Instagram/@melly_goeslaw)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Anggota DPR RI Komisi X, Melly Goeslaw, gencar memperjuangkan hak-hak musisi Indonesia. Fokus utamanya saat ini adalah revisi RUU Hak Cipta dan transparansi pengelolaan royalti musik. Pembajakan karya musik yang merugikan seniman menjadi isu utama yang terus diperjuangkannya.

Melly, bersama rekan-rekan di Komisi X, aktif mensosialisasikan RUU Hak Cipta kepada masyarakat.

Sosialisasi bertema “RUU Hak Cipta: Manifestasi Keadilan Sosial dan Perlindungan Kreativitas di Era Digital.”

“Acara ini bertujuan untuk menjelaskan peran strategis RUU Hak Cipta dalam menciptakan keadilan sosial dan melindungi kreativitas di tengah perkembangan teknologi yang pesat,” kata Melly

Melly berharap masyarakat dapat memahami peran penting undang-undang dalam melindungi hak cipta di berbagai platform digital.

Selain RUU Hak Cipta, Melly juga menyoroti permasalahan transparansi royalti musik yang dikelola oleh Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN). Ketidakpuasan terhadap sistem ini diungkapkan oleh beberapa musisi ternama.

Gitaris Padi Reborn, Piyu, misalnya, mengaku hanya menerima Rp125.000 pada tahun 2024 dari seluruh karya musiknya, meskipun lagu-lagunya banyak diputar di platform digital.

BACA JUGA : 5 Aktris yang Melakukan Operasi Bariatrik, Jalan Pintas Turunkan Berat Badan

Senada dengan Piyu, Ahmad Dhani juga mengungkapkan kekecewaannya atas jumlah royalti yang diterimanya, yaitu Rp900 juta, yang menurutnya sangat kecil mengingat popularitas dan banyaknya lagu-lagunya yang diputar di berbagai platform dan dipertunjukkan secara langsung.

Perjuangan Melly Goeslaw dan para musisi ini diharapkan dapat mendorong perbaikan sistem pengelolaan royalti dan pengesahan RUU Hak Cipta yang lebih adil dan melindungi hak-hak kekayaan intelektual para pencipta lagu di Indonesia.

Ketidakpuasan para musisi ini menjadi sorotan penting atas perlunya reformasi dalam industri musik Indonesia agar lebih berkeadilan bagi para kreator.

 

(Hafidah Rismayanti/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru