Minta Maaf Istri Polisi Probolinggo Si Pengumpat Siswi Magang, Suami Disanksi

Lululk Nuril seorang istri polisi di Polres Probolinggo meminta maaf usai mengumpat siswi SMA magang, berujung suami kena sanksi. (Foto: Instagram)
-

Tidak ada video disisipkan.

PROBOLINGGO, TM.ID: Tindakn tegas diberikan oleh Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardhana kepada anggotanya, dengan mencopot jabatan anggotanya Bripka Nuril.

Hal itu akibat ulah istrinya Bripka Nuril karena memposting video di media sosila karena kesal. Dia mengumpat siswi magang di KDS Kota Probolinggo dengan kata-kata yang tak pantas dilontarkan.

Video tersebut pun viral di media sosial. Video yang diunggah akun @Luluk.nuril tersebut memperlihatkan, istri Bripka Nuril memberikan makian kepada siswi SMK Negeri 1 Kota Probolinggo yang sedang magang, bernama ananda Laila.

BACA JUGA: GMNI Probolinggo Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa!

Melihat hal itu, AKBP Wisnu Wardhan menyampaikan dalam mediasi di Gedung SMK Negeri 1 Kota Probolinggo, yang turut dihadiri Luluk bersama suaminya Bripka Nuril, pada hari Rabu (6/9) kemarin.

Termasuk orang tua Laila dan Perwakilan dari KDS Dept Store, turut hadir dalam mediasi tertutup itu.

Kapolres mengatakan kalau dirinya tetap memberikan tindakan tegas terhadap anggotanya.

“Saya selaku Kapolres Probolinggo, tetap akan menjalankan proses kode etik kepolisian dengan cara akan mencopot jabatan dari Bripka Nuril,” tegasnya.

Bripka Nuril sebelumnya bertugas di Mapolsek Tiris, Kabupaten Probolinggo. Tapi aibat ulah sang istri, kini dia segera dipindah tugaskan ke Polres Probolinggo. AKBP Wisnu mengatakan, kalau hal itu sebagai contoh dan peringatan kepada semua jajarannya.

“Hal ini kita lakukan agar bisa menjasi atensi dan peringatan dari seluruh anggota jajaran kepolisian, agar tidak bertindak semena mena seperti ini kepada masayarakat,” kata AKBP Wisnu.

Sementara itu kelakuan istri dari Bripka Nuril itu berujung meminta maaf secara terbuka. Dia mengaku merasa kurang puas dengan pelayanan yang diberikan oleh siswi magang itu.

BACA JUGA: Viral, Pria Ngeyel Belanja Pakai Uang Mainan dan Ngamuk-ngamuk 

“Kamu itu Babu dan saya ini costumer, kamu itu harusnya sadar kamu itu dibayar, kasihan bosmu,” begitu kata Luluk memaki dalam video yang viral.

Luluk pun setelah itu dituntut harus meminta maaf kepada semua pihak.

“Saya Pemilik Akun Tiktok @Luluk.Nuril meminta maaf atas video perundungan terhadap ananda Laila yang saya unggah ketika di Pusat perbelanjaan KDS pada beberapa hari yang lalu,” kata dia pada Rabu (6/9) kemarin.

“Saya mengaku salah karena tidak bijak dalam menggunakan media sosial. Saya menyesali perbuatan saya. Saya harap ini menjadi pelajaran terbesar buat saya,” kata dia sambil menangis.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri