BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mendukung penanganan longsor di Cilacap, Jawa Tengah. Operasi ini dirancang menurunkan intensitas hujan sebelum memasuki kawasan terdampak.
Deputi Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto menjelaskan OMC difokuskan pada pengamanan daerah Majenang. “Skema OMC dirancang agar hujan deras tak masuk wilayah bencana dan menghambat evakuasi,” katanya dikutip dari laman BMKG, Sabtu (15/11/2025).
Ia menyampaikan, pos pesawat diusulkan berlokasi di Bandung karena jarak lebih efisien. Penempatan itu dinilai memungkinkan pesawat menjangkau area terdampak dengan waktu yang optimal.
Baca Juga:
Update Korban Longsor Cilacap: 12 Masih Hilang, 11 Meninggal
BMKG Ungkap Curah Hujan Tinggi di Awal Pekan Picu Longsor di Cilacap
Seto menegaskan pelaksanaan teknis OMC akan diawasi secara ilmiah oleh BMKG. “Kami memastikan setiap operasi berjalan aman dan sesuai standar ilmiah yang berlaku,” ucapnya.
Direktur Operasional Modifikasi Cuaca BMKG Budi Harsoyo mengatakan pendanaan akan difasilitasi BNPB. Dukungan anggaran menggunakan Dana Siap Pakai sesuai mekanisme penanganan darurat.
Budi menambahkan pelaksanaan OMC membutuhkan penetapan status siaga oleh pemerintah daerah. “Penetapan resmi memungkinkan kami bergerak cepat sesuai prosedur darurat,” ujarnya.
BMKG berharap sinergi pemerintah pusat dan daerah mempercepat proses perlindungan masyarakat. Operasi terpadu diharapkan mencegah munculnya longsor susulan saat cuaca masih labil.
(usamah kustiawan)











