BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pemain asal Brasil, Neymar terancam tidak diperpanjang kontraknya oleh klubnya saat ini, Santos, karena kondisi fisik yang tak kunjung membaik dan besarnya gaji sang bintang.
Penyerang berusia 33 tahun itu kerap absen karena cedera sepanjang tahun ini. Meski memiliki hubungan baik dengan klub, manajemen Santos memilih mengevaluasi situasi lebih dulu sebelum memutuskan perpanjangan kontrak. Saat ini, kontrak Neymar masih berlaku hingga Desember 2025.
Menurut laporan ESPN yang dikutip pada Jumat, dewan klub tidak terburu-buru menyelesaikan negosiasi karena muncul keraguan terhadap kondisi fisik Neymar serta beban finansial yang ditimbulkan oleh gajinya yang tinggi.
Pembicaraan baru kemungkinan akan dilanjutkan setelah evaluasi internal selesai dilakukan.
Pulang Kampung
Mengutip dari Antara, kepulangan Neymar ke Santos pada Januari tahun ini sempat disebut sebagai “kisah pulang kampung yang sempurna” setelah dia meninggalkan klub Arab Saudi Al-Hilal.
Namun, musim comeback-nya justru lebih sering diganggu cedera. Dia hanya tampil dalam 21 pertandingan dengan torehan enam gol dan tiga assist. Cedera otot paha kanan yang dialaminya sejak 19 September membuatnya harus menepi hingga kini.
Baca Juga:
Barcelona Beri Syarat untuk Neymar Jika Ingin Kembali ke Camp Nou
Terungkap, Neymar Nyaris Gabung Real Madrid dan Bayern Sebelum ke Barcelona
Meski demikian, pihak klub menegaskan tidak ada konflik antara Santos dan Neymar. Mereka hanya ingin sang pemain memulihkan kebugarannya secara penuh sebelum membahas kontrak baru jangka panjang.
Laporan itu juga menyebutkan bahwa Santos berharap Neymar bisa kembali beraksi pada November, memberi kesempatan baginya untuk membuktikan diri sebelum musim berakhir.
Situasi ini sangat berbeda dibanding pertengahan tahun lalu ketika Santos dengan bangga mengumumkan perpanjangan kontrak jangka pendek dengan Neymar.
Performa Menarik Minat Tim Eropa
Saat itu, performa mantan pemain Barcelona tersebut masih cukup baik dan menarik minat klub-klub Eropa.
Kini, dengan cedera yang berulang dan penampilan yang tidak konsisten, Santos lebih fokus tetap bertahan di kasta tertinggi Serie A Brasil ketimbang mengandalkan nama besar sang bintang.
Manajemen klub juga tengah menimbang dampak finansial bila mempertahankan Neymar. Gajinya termasuk yang tertinggi di Amerika Selatan, sementara kontribusinya di lapangan menurun karena cedera.
Dengan kondisi keuangan yang terbatas, Santos dinilai tidak bisa terus menanggung beban pemain yang kerap absen.
(usamah kustiawan)









