Nyepi dan Tahun Baru Saka, Apa Kesamaannya?

nyepi tahun baru saka
Ilustrasi (iStock)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Nyepi merupakan peringatan pergantian Tahun Baru Saka, menjadi salah satu hari besar dalam tradisi Agama Hindu yang dijunjung tinggi.

Umat Hindu di tanah air akan menyambut Nyepi  pada tahun 2024 sebagai peringatan Tahun Baru Saka 1946. Peringatan tersebut, sudah menjadi momentum libur nasional.

Penetapan Nyepi Tahun Baru Saka 1946

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 855 Tahun 2023. SKB ini ditandatangani oleh Menag, Menaker, dan MenPAN-RB, memberikan pengesahan, bahwa Nyepi 2024 adalah peringatan pergantian Tahun Baru Saka 1946.

BACA JUGA: Memperingati Hari Obesitas Sedunia, Ini Tema dan Sejarahnya!

Berikut adalah penjadwalan libur dan cuti bersama untuk Nyepi 2024 berdasarkan SKB:

Senin, 11 Maret 2024

  • Libur nasional Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946

Selasa, 12 Maret 2024

  • Cuti bersama

Dengan penetapan ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan peringatan Nyepi dengan kenyamanan dan kedamaian.

Sejarah

Hari raya yang dijalankan oleh umat Hindu ini berakar dari kalender Saka atau Penanggalan Salihwana. Menurut situs BRIN, kalender ini berasal dari India dan menggabungkan dua jenis penanggalan, yaitu berbasis Bulan (lunar) dan Matahari (solar).

Sama seperti kalender Masehi, kalender Saka memiliki tahun, bulan, pekan, dan hari. Tanggal awal Tahun Baru Saka selalu berubah-ubah mengikuti perhitungan kalender Masehi. Sejak tahun 78 Masehi, perhitungan tahun Saka ditetapkan sebagai bentuk kesuksesan kepemimpinan Raja Kaniskha I.

Peringatan ini yang dimulai sejak tahun 78 Masehi, awalnya merupakan peringatan keberhasilan Raja Kaniskha I dalam menyatukan bangsa yang awalnya terpecah belah oleh pertikaian suku-suku. Pada tanggal 1 bulan 1, tahun 01 Saka, Raja Kaniskha I dinobatkan sebagai pemenang, menandai awal era Saka.

Dengan semua penjelasan di atas, Nyepi 2024 menjadi peringatan penting dalam tradisi Hindu di Indonesia. Perhitungan tahun Saka, kisah sukses Raja Kaniskha I, dan makna Nyepi sebagai hari keberhasilan menyatukan bangsa. Semuanya menciptakan makna yang mendalam.

 

 

(Saepul/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru