OJK Jabar dan Pemkot Sukabumi Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Melalui Optimalisasi TPAKD

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kota Sukabumi memperkuat komitmen dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah melalui optimalisasi peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Upaya tersebut dilakukan untuk memperluas akses keuangan masyarakat, meningkatkan tingkat literasi dan inklusi keuangan, serta mewujudkan penguatan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Kepala OJK Provinsi Jawa Barat, Darwisman, menyampaikan hal tersebut dalam audiensi bersama Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, yang berlangsung di Kantor OJK Provinsi Jawa Barat pada Selasa (3/02). Pertemuan ini menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi strategis antara OJK dan Pemerintah Kota Sukabumi dalam memperkuat implementasi program TPAKD sekaligus mendorong pengembangan komoditas unggulan daerah.

Saat ini, TPAKD Kota Sukabumi menjalankan lima program prioritas, yaitu: Tabungan Hewan Kurban ASN (BEREHAN), Asuransi Mikro Perlindungan Jiwa bagi Petani, Tabungan Anak Sekolah (TAS/KEJAR), Program Vokasi Kewirausahaan tingkat kelurahan, serta Pengembangan Komoditas Unggulan Daerah seperti Ikan Nila, Susu Sapi Perah, Jahe, Jagung, dan Pisang Cavendish.

Menurut Darwisman, “TPAKD merupakan wadah koordinasi penting untuk memastikan program perluasan akses keuangan berjalan terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat”.

Ia menambahkan bahwa penguatan komoditas unggulan harus diiringi dengan akses pembiayaan yang sesuai kebutuhan dan karakteristik usaha.

Baca Juga:

OJK Jabar Edukasi Keuangan Kepada Pelajar di SMA Trinitas Bandung

OJK Jabar Dorong PUJK Syariah Kampanyekan Program GERAK Syariah Selama Ramadan

“Melalui fasilitasi business matching, pelaku usaha dapat terhubung dengan lembaga jasa keuangan sehingga pembiayaan lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” jelas Darwisman.

Lebih lanjut, Darwisman menekankan bahwa peningkatan literasi keuangan akan memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola keuangan dan memanfaatkan produk jasa keuangan secara bijak.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, memaparkan inisiatif pembiayaan berbasis Qardhul Hasan serta program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah atau 12 PAS yang ditujukan bagi masyarakat tidak mampu. Ia berharap OJK dapat memberikan bimbingan dan asistensi agar program tersebut berjalan sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku, serta dilaksanakan dengan tata kelola yang baik. Melalui skema wakaf uang, program ini mendorong partisipasi masyarakat, ASN, perusahaan, dan berbagai instansi sebagai bentuk dukungan pembiayaan tanpa biaya dan tanpa bunga bagi pelaku UMKM pemula dan pelaku UMKM ultra mikro.

Menanggapi inisiatif tersebut, Darwisman menyampaikan bahwa inisiatif tersebut harus dikelola dengan profesional dan memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan berlaku.

“Prinsip tata kelola yang baik, transparansi, dan akuntabilitas menjadi hal penting agar program pembiayaan memberikan kepastian dan perlindungan bagi masyarakat,” ujar Darwisman.

Sinergi antara OJK dan Pemerintah Kota Sukabumi melalui TPAKD diharapkan mampu memperkuat literasi dan inklusi keuangan, meningkatkan perlindungan konsumen, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru