BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – OJK Provinsi Jawa Barat melaksanakan kegiatan edukasi keuangan di Kelurahan Antapani Tengah, Kota Bandung dalam upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang bijak, pentingnya menabung, serta pemanfaatan layanan keuangan secara aman dan bertanggung jawab.
“Keiatan edukasi ini sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat, khususnya kelompok perempuan,” ujar Friska Magdalena, Asisten Manajer OJK Jabar.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat semakin memahami cara mengelola keuangan dengan baik, menghindari praktik keuangan ilegal, serta memanfaatkan layanan keuangan formal untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
OJK Jabar berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi langkah awal dalam membangun masyarakat yang semakin cerdas dan bijak dalam mengelola keuangan.
Selain itu, masyarakat diharapkan dapat lebih memahami cara mengatur keuangan serta memanfaatkan layanan keuangan secara tepat.
Dalam kegiatan ini, Friska Magdalena menyoroti dampak sosial dan psikologis dari maraknya pinjaman online ilegal.
Masyarakat juga diajak memahami bahwa praktik tersebut tidak hanya menimbulkan beban finansial, tetapi juga berpotensi memicu tekanan mental dan konflik dalam keluarga.
“Kami menekankan pentingnya membangun budaya keuangan yang sehat melalui edukasi berkelanjutan, serta memperkuat solidaritas komunitas agar masyarakat memiliki dukungan kolektif dalam menghadapi risiko keuangan digital,” kata Friska Magdalena.











