JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Warga Kelurahan Sindangkasih, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat digegerkan penemuan jasad seorang pria muda di dalam kamar kos, Minggu (5/4/2026) malam.
Korban diidentifikasi sebagai Oka Septa (28), seorang kreator konten live streaming yang ternyata sudah tak bernyawa — sementara dunia di luar kamarnya terus berjalan tanpa menyadari apa-apa.
Bau Menyengat Jadi Petunjuk Pertama
Bukan tangisan, bukan kabar duka melainkan bau busuk menyengat yang pertama kali memberi sinyal bahwa ada yang salah di balik pintu kamar kos Oka Septa.
Warga sekitar yang resah dengan aroma tak wajar itu akhirnya memilih melapor ke polisi. Petugas yang langsung turun ke lokasi membuka kamar dan mendapati Oka Septa dalam kondisi tidak bernyawa — seorang diri, di kamar yang ia tempati tanpa siapa pun di sisinya.
Jenazah korban langsung dievakuasi untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, penyebab kematian masih didalami pihak kepolisian.
Komunikasi Terputus Sejak Maret, Keluarga Tak Curiga?
Yang membuat kasus ini kian mencengangkan adalah puhak keluarga korban yang baru menyadari ada yang tidak beres setelah polisi datang memberi kabar.
Komunikasi terakhir antara Oka Septa dan keluarganya terjadi pada 11 Maret 2026, lebih dari tiga pekan sebelum jasadnya ditemukan.
Kala itu, Oka sempat menyinggung soal kehilangan kartu ATM dan niat meminjam uang. Setelah percakapan singkat itu, ponselnya membisu, dan tak ada satu pun anggota keluarga yang berhasil menghubunginya lagi.
Namun, rupanya kondisi itu tidak langsung memantik alarm bagi keluarga. Mereka mengaku tidak benar-benar tahu aktivitas maupun kondisi Oka sehari-hari sebelum tragedi ini terkuak.
Live Streamer dengan Penghasilan Rp4 Juta, Hidup Sendiri Tanpa Pengawasan
Kakak kandung korban, Sinta, mengungkap keseharian adiknya yang bekerja sebagai live streamer.
“Adik saya itu pekerjaannya sebagai live streamer dengan penghasilan Rp 4 juta per bulan,” ungkap Sinta, melansir Berita Satu, Senin (6/4/2026).
Diketahui, Oka menjalani kehidupannya di kos sendirian tanpa pendamping, jauh dari pantauan keluarga. Profesi live streamer yang mengandalkan dunia maya justru membuat keberadaan fisiknya mudah luput dari perhatian.
Baca Juga:
Kronologi Ayah Pengantin Tewas Dikeroyok Preman Saat Hajatan Nikah di Purwakarta
Misteri yang Belum Terjawab
Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematiannya. Tidak ada keterangan resmi soal tanda-tanda kekerasan atau kondisi spesifik tubuh korban saat ditemukan. Semua masih dalam tahap pendalaman.
Kasus ini sekali lagi membuka mata publik tentang realita pahit kehidupan urban seseorang bisa menghilang berminggu-minggu tanpa ada yang benar-benar sadar, bahkan oleh orang-orang terdekatnya sekalipun.
(Dist)











