ONIC Lolos Knockout Stage M7! Team Falcons Tumbang di Jakarta

Onic M7 World Championship
Onic Esports lolos ke Knockout Stage M7 World Championship usai mengalahkan Team Falcons 2-1. (YouTube/MPL)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID Tim Indonesia Onic Esports memastikan langkah ke Knockout Stage Mobile Legends: Bang-Bang (MLBB) M7 World Championship setelah menundukkan wakil Timur Tengah, Team Falcons, pada babak Swiss Stage 5 yang digelar di Jakarta, Sabtu (18/1/2025).

Bermain dengan format best of three, Onic yang diperkuat Lutpiii, Kairi, Sanz, Kiboy, dan Skylar harus bekerja keras sebelum mengunci kemenangan dengan skor 2-1. Hasil ini memastikan Onic tetap melanjutkan perjuangan mereka di panggung kejuaraan dunia MLBB.

Awal Meyakinkan Onic di Gim Pertama

Onic langsung tampil agresif sejak gim pertama dimulai. Kairi menjadi pembuka keunggulan setelah mengamankan first blood, memberi momentum positif bagi tim berjuluk Landak Kuning tersebut.

Koordinasi antar pemain Onic terlihat solid. Mereka menerapkan strategi tarik-ulur yang disiplin, memaksa Team Falcons kesulitan mencari celah untuk mengembangkan permainan. Dominasi map control dan objektif membuat Falcons terus berada dalam tekanan.

Hingga menit ke-11, Onic hanya kehilangan satu poin eliminasi dan sukses menutup gim pertama dengan kemenangan meyakinkan. Performa impresif Kairi mengantarkannya menyandang status Most Valuable Player (MVP) pada gim pembuka.

Team Falcons Bangkit, Onic Tersandung di Gim Kedua

Memasuki gim kedua, Team Falcons tampil jauh lebih agresif. Troll dan rekan-rekannya mulai menguasai early game dengan meraih keunggulan poin eliminasi dan tempo permainan.

Puncak dominasi Falcons terjadi pada menit kesembilan ketika mereka berhasil melakukan wiped out terhadap seluruh pemain Onic. Meski demikian, Onic belum menyerah. Kairi sempat mengamankan lord ketiga, namun upaya tersebut gagal dimaksimalkan setelah kalah dalam team fight krusial.

Momentum berbalik sepenuhnya ke pihak Team Falcons pada menit ke-23. Mereka kembali melakukan wiped out kedua usai menculik Skylar, sekaligus mengakhiri gim kedua dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Kiboy mengakui bahwa kesalahan sendiri menjadi faktor utama kegagalan Onic di gim kedua.
“Menurut gue Team Falcons kuat juga dan enggak mau kalah. Kita juga bikin banyak mistake di early dan mid-game,” ujar Kiboy.

Gim Penentuan: Onic Tampil Tanpa Ampun

Pada gim ketiga yang menjadi penentuan, Onic menunjukkan mental juara. Mereka kembali menguasai jalannya pertandingan sejak fase awal, tak memberi ruang bagi Team Falcons untuk bangkit.

Tekanan berlapis dari Onic membuat Falcons kesulitan mendapatkan objektif penting. Keunggulan ekonomi dan rotasi cepat membuat permainan berlangsung timpang.

Hanya dalam waktu 12 menit, Onic memastikan kemenangan sekaligus mengunci tiket ke Knockout Stage M7 World Championship.

Sanz mengungkapkan bahwa kemenangan ini sangat berarti bagi kondisi mental tim.

“Kemenangan hari ini bikin mental kita naik juga. Alhamdulillah menang 2-1 dan sudah masuk playoff. Pastinya besok kita tetap main lagi dan kasih yang terbaik,” kata Sanz, dikutip dari siaran resmi MPL Indonesia.

ONIC Raih Nyawa Tambahan! Tumbangkan Evil 2-0 di Swiss Stage M7 World Championship

Indonesia Punya Dua Wakil di Knockout Stage

Keberhasilan Onic menambah kekuatan Indonesia di fase gugur M7 World Championship. Sebelumnya, Alter Ego telah lebih dulu memastikan tempat di Knockout Stage dengan performa impresif.

Alter Ego melaju mulus setelah mencatatkan tiga kemenangan beruntun di Swiss Stage, masing-masing atas Aurora Gaming (Filipina), Black Sentence Esports (Chile), dan Yangon Galacticos (Myanmar).

Dengan dua wakil yang lolos, peluang Indonesia untuk melangkah jauh di M7 World Championship semakin terbuka. Konsistensi permainan dan kesiapan mental akan menjadi faktor kunci menghadapi tekanan lebih besar di fase Knockout Stage.

Tantangan Berikutnya Menanti Onic

Meski berhasil lolos, perjalanan Onic masih panjang. Babak Knockout Stage akan menghadirkan lawan-lawan yang lebih tangguh dengan format gugur, di mana satu kesalahan bisa langsung berujung eliminasi.

Namun, kemenangan atas Team Falcons menjadi sinyal positif bahwa Onic mampu bangkit dari tekanan dan memperbaiki kesalahan dengan cepat. Modal ini diharapkan menjadi bekal penting saat menghadapi pertandingan-pertandingan krusial selanjutnya di M7 World Championship.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
Berita Lainnya

1

Saatnya Hangatkan Tubuh dengan Sup Miso! Cek, Resepnya

2

Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia

3

Harga dan Spesifikasi Motor Honda CB, Incaran Kolektor!

4

Rilis Inovasi Baru, Google Lens Bisa Jawab Pertanyaan Video!

5

Inspirasi 10 Gaya Baju Generasi 90-an yang Bikin Trendy!
Headline
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg