BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Upaya evakuasi dan pencarian korban bencana alam di Sumatera Utara terus dilakukan oleh tim gabungan di sejumlah wilayah terdampak. Hingga Jumat (12/12) sore, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumut mencatat masih ada 91 warga yang dilaporkan hilang dan dalam proses pencarian.
Selain korban hilang, Pusdalops PB Sumut juga mencatat sebanyak 704 orang mengalami luka-luka akibat bencana yang melanda 19 kabupaten dan kota di provinsi tersebut. Proses evakuasi korban luka dilakukan di fasilitas kesehatan terdekat dengan melibatkan tenaga medis, relawan, serta aparat setempat.
Wilayah dengan jumlah orang hilang terbanyak berada di Kabupaten Tapanuli Tengah, yakni 57 orang. Disusul Kabupaten Tapanuli Selatan dengan 30 orang, Kabupaten Tapanuli Utara dua orang, serta masing-masing satu orang di Kota Sibolga dan Kabupaten Humbang Hasundutan.
Untuk korban luka, tim evakuasi paling banyak menangani warga di Kabupaten Tapanuli Tengah dengan 561 orang. Sementara korban luka lainnya tercatat di Kabupaten Tapanuli Selatan sebanyak 69 orang, Kota Sibolga 61 orang, Kabupaten Humbang Hasundutan 10 orang, dan Kabupaten Tapanuli Utara tiga orang.
Baca Juga:
Data Terbaru Korban Banjir dan Longsor Sumut, BNPB: 166 Warga Meninggal, 143 Hilang
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, mengatakan data tersebut masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui seiring berlangsungnya operasi pencarian dan penyelamatan.
“Data ini merupakan update per 12 Desember 2025 pukul 17.00 WIB. Proses evakuasi dan pencarian korban hilang masih terus berjalan di lapangan,” ujar Sri Wahyuni, dikutip dari Antara, Sabtu (13/12/2025).
Ia menambahkan, pemerintah daerah bersama TNI, Polri, Basarnas, relawan, serta unsur terkait lainnya telah mengerahkan personel dan peralatan untuk mempercepat pencarian korban hilang serta penanganan warga terdampak.
“Perkembangan penanganan bencana, termasuk data korban, akan terus kami informasikan,” katanya.
Bencana alam tersebut dilaporkan berdampak pada 19 kabupaten dan kota, antara lain Kota Medan, Kota Tebingtinggi, Kota Binjai, Kota Padangsidimpuan, Kota Sibolga, Kabupaten Deliserdang, Serdangbedagai, Langkat, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Tapanuli Utara, Asahan, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, dan Kabupaten Batubara.
(Budis)











