Operasi Pencarian Korban Longsor Tambang Cirebon Resmi Diberhentikan!

longsor tambang cirebon
(dok.Basarnas)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Tim gabungan pencarian korban longsor di lokasi tambang galian C, Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat resmi berhenti bertugas pada Kamis (5/6/2025) pukul 16.30 WIB. Selama lima hari bertugas, tim gabungan berhasil menemukan 31 korban.

“Dengan rincian enam orang ditemukan selamat dan 21 orang meninggal dunia. Sementara, empat orang belum berhasil dievakuasi,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, dalam keterangan tertulis dikutip Jumat (6/6/2025).

Keputusan itu diambil usai dilakukan asesmen lanjutan dan rapat koordinasi dengan berbagai pihak. Tim gabungan yang terdiri dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVBMG), insinyur PT Indocement, dan unsur teknis lainnya sudah melakukan asesmen lokasi menggunakan UAV Thermal dan pemetaan risiko.

Hasil pengukuran lebih lanjut menunjukkan adanya penurunan tanah sejauh 20 centimeter di atas worksite B.

“Hal itu menandakan kondisi tanah sangat tidak stabil dan membahayakan personel SAR,” katanya.

Abdul mengatakan, berdasarkan hasil paparan teknis dan pertimbangan keselamatan, disepakati operasi pencarian dan pertolongan tidak dapat dilanjutkan. Kondisi di lapangan, kata Abdul, sangat berisiko dan tidak memungkinkan untuk dilakukan pencarian lanjutan.

“Rapat koordinasi ini dilaksanakan bersama Bupati Cirebon, jajaran Forkopimda, Basarnas, inspektur tambang di Kementerian ESDM, PT Indocement dan perwakilan keluarga korban,” kata Abdul.

Maka, pada Kamis kemarin pukul 16.30 WIB, misi pencarian korban secara resmi dihentikan. Seluruh unsur SAR dikembalikan ke satuan masing-masing.

Baca Juga:

Pencarian Hari Keenam: 4 Korban Longsor Cirebon Belum Ditemukan, Tim Pencari Dihantui Longsor Susulan

Bahaya Mengintai, Evakuasi Korban Longsor Tambang Cirebon Dihentikan Sementara

“Total korban jiwa akibat longsor di tambang galian C Gunung Kuda Cirebon hingga 5 Juni 2025 lalu mencapai 31 orang. Sebanyak 21 orang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan enam orang selamat,” tuturnya.

“Sebanyak empat orang lainnya belum berhasil dievakuasi,” imbuhnya.

BNPB juga mengimbau agar tidak mendekati area longsor di Gunung Kuda, Cirebon. Sebab, kondisi tanah masih sangat labil dan berbahaya.

“Warga di sekitar lereng dan perbukitan diminta waspada, terutama saat hujan deras atau terjadi gempa. Jika hujan berlangsung lebih dari satu jam, lakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman,” ujar Abdul.

Ia juga mengimbau masyarakat mengikuti informasi resmi dan terverifikasi.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

3

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru