JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Telkom University melalui program Pengabdian kepada Masyarakat menyelenggarakan pendampingan produksi video storytelling di Kampung Adat Miduana, Desa Balagede, Kecamatan Naringgul, Cianjur, Jawa Barat pada 4 desember 2025. Program ini sebagai upaya memperkuat strategi promosi Kampung Adat Miduana melalui konten digital.
Kegiatan ini melibatkan tim Pengabdian kepada Masyarakat terdiri dari dosen dan mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial yang bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Adat Miduana sebagai mitra utama.
Pendampingan dirancang untuk menjawab kebutuhan Kampung Adat Miduana dalam meningkatkan kemampuan masyarakatnya untuk menghasilkan konten promosi yang lebih menarik, relevan, dan mampu menggambarkan nilai-nilai budaya yang hidup dalam komunitas adat.
Kampung Adat Miduana memiliki potensi budaya yang kaya, namun memerlukan dukungan dalam hal penyampaian pesan komunikasi yang efektif melalui media digital agar dapat menjangkau audiens yang lebih luas.
“Kami senang sekali menerima tim dari Telkom University yang mau bersama – bersama berjuang membangun Miduana dari aspek promosi digital agar lebih dikenal,” kata Rustiman, Dewan Adat Kampung Adat Miduana.
Menurutnya, kesempatan untuk mempelajari produksi konten menjadi nilai penting bagi masyarakat dalam mempertahankan dan menyebarkan kekayaan budaya di Miduana.
Selama kegiatan, peserta diberikan materi terkait dasar-dasar storytelling, mulai dari penyusunan naskah (script), penentuan hook yang menarik, penggunaan intonasi yang tepat, hingga cara membangun alur visual dan pesan utama.
Tim dosen Telkom University menyampaikan materi secara interaktif dengan pendekatan partisipatif sehingga peserta memahami keterkaitan antara narasi budaya dan strategi promosi digital. Setelah pemaparan materi dilanjutkan dengan praktik produksi video storyline, pemilihan lokasi pengambilan gambar, pengambilan berbagai footage, pengenalan tools editing, serta praktik penyuntingan video secara langsung.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif, peserta terlihat aktif berdiskusi, mencoba teknik shooting, dan berlatih mengedit video untuk menghasil video story telling yang merepresentasikan kekayaan budaya Kampung Adat Miduana.
Ketua Pelaksana Pengabdian Masyarakat Telkom University, Yoka Pradana, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis mendorong masyarakat adat memperkuat identitas budaya melalui media digital.
“Kegiatan ini merupakan upaya kita bersama untuk mendorong Kampung Adat Miduana agar lebih dikenal oleh masyarakat luas. Pokdarwis harus aktif memproduksi konten cerita tentang nilai lokal di Miduana sebagai upaya melestarikan kakayaan budaya Miduana,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kemampuan memproduksi konten cerita oleh masyarakat menjadi salah satu kunci agar Kampung Adat Miduana menjadi dikenal dan mandiri dalam membangun citra hingga pada akhirnya membuat orang berkunjung ke Miduana.
Dengan terselenggaranya pelatihan video storytelling ini, Telkom University menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan komunitas lokal dan pelestarian budaya melalui pendekatan komunikasi berbasis teknologi. Program ini diharapkan menjadi fondasi bagi penguatan promosi budaya Kampung Adat Miduana secara berkelanjutan.
(Dist)