Pengelolaan Stadion GBLA Tinggal Menunggu Waktu yang Tepat

Persib Juara GBLA
Ilustrasi - Lapangan Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). (Wiki)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Kerja Sama Pengelolaan (KSP) Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dengan PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), hampir selesai. Tinggal menunggu waktu yang tepat untuk penandatangan kesepakatan.

Hal tersebut diungkapkan Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono, menurutnya, proses kesepakatan kedua pihak itu sudah rampung.

“(Sebetulnya) sudah dilakukan penandatanganan kesepakatan MoU yang mana ini merupakan sebuah rangkaian panjang. Mulai dari beauty contest dan seterusnya dan seterusnya,” kata Bambang, Senin (24/6/2024).

Namun ada sejumlah hal yang memang perlu dilakukan beberapa pendalaman, kata Bambang, membuat proses KSP tersebut memakan waktu. Diantaranya pemenuhan hak dan kewajiban masing-masing pihak.

“Bahwa di dalam dokumen kesepakatan itu paling tidak dari hasil penetapan beauty contest itu ada satu tahun. Oleh karenanya semoga sebelum Juli awal sudah selesai dan para pihak merasa diuntungkan,” ucapnya

Selain itu, Bambang memastikan bahwa proses KSP yang panjang dan memakan waktu itu, saat ini hampir rampung. Hanya tinggal menunggu momen yang tepat untuk diselesaikan kedua pihak, yakni antara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung dengan PT. PBB.

“Ini sudah selesai tinggal menunggu waktu penandatanganan kapan tentang perjanjian kesepakatan bersama. Tinggal dicarikan waktunya. Kapan para pihak terkait bisa menandatangani,” ujarnya

Sebelumnya Direktur PT PBB, Glenn Sugita mengharapkan, wacana pengelolaan stadion GBLA segera selesai secepatnya.

“Dalam 1-2 minggu ke depan, kami segera melakukan kesepakatan dengan Pemkot Bandung untuk mengelola GBLA,” katanya.

Sebab, rencana kerjasama ini telah terjadi sejak tahun lalu. Namun, pihak Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Kota Bandung kala itu tengah melakukan penguatan terkait legalitas.

Penguatan tersebut dari segi penguatan aspek hukum atas KSP yang hendak dilakukan kedua belah pihak. Selain itu, proses penaksiran terkait lelang pun perlu dilakukan oleh lembaga independen.

BACA JUGA: Persib Siap Kelola GBLA 30 Tahun ke Depan dan Hapus Sistem Tiket Gelang

Glenn mengatakan, kerjasama ini sangat penting bagi Persib Bandung. Sebab, menurutnya, seluruh inovasi yang dipersiapkan itu untuk memudahkan sistem dalam pertandingan kandang agar segera terealisasi.

Terlebih, pihaknya bakal me-digitalisasi seluruh aspek penunjang yang berkaitan dengan suporter saat pertandingan kandang. Rencana ini untuk mengatasi permasalahan yang sering timbul dari aktivitas tersebut.

“Ini akan lebih mudah. Kami mau hapuskan gelang tiket, jadi nanti ada di dalam apps (aplikasi),” pungkasnya.

 

(Rizky Iman/Usk)

 

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru