JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Negara memberikan penghormatan terakhir kepada Juwono Sudarsono melalui prosesi pemakaman militer yang digelar di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Minggu (29/3). Upacara ini menjadi simbol apresiasi atas dedikasi panjang almarhum dalam bidang pertahanan dan diplomasi Indonesia.
Prosesi berlangsung dengan khidmat, diawali dengan penyerahan jenazah dari keluarga kepada negara. Rangkaian upacara militer, termasuk tembakan salvo, mengiringi peristirahatan terakhir sosok yang dikenal sebagai pemikir strategis di sektor keamanan nasional.
Sebelum dimakamkan, jenazah disemayamkan di Kementerian Pertahanan, tempat di mana almarhum pernah mengabdikan diri. Kehadiran sejumlah pejabat negara, tokoh nasional, serta kerabat dekat menambah suasana haru dalam prosesi penghormatan tersebut.
Baca Juga:
SBY Hingga JK Takziah Mantan Menhan Juwono Sudarsono
Semasa hidupnya Juwono mengemban berbagai jabatan, di antaranya Menteri Negara Lingkungan Hidup Kabinet Pembangunan VII di era Presiden Soeharto (1998), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Kabinet Reformasi di era Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie (Mei 1998-Oktober 1999), Menteri Pertahanan Kabinet Persatuan Nasional di era Presiden Abdurrahman Wahid (Oktober 1999-Agustus 2000).
Selanjutnya, Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Bersatu di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (21 Oktober 2004-20 Oktober 2009) dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Britania Raya di era Presiden Megawati Soekarnoputri (12 Juni 2003-Oktober 2004).
Kepergian Juwono Sudarsono meninggalkan jejak penting dalam perjalanan kebijakan pertahanan Indonesia. Ia dikenal luas sebagai figur yang berperan dalam memperkuat fondasi diplomasi pertahanan serta mendorong modernisasi pemikiran strategis di lingkungan militer.











