Permainan Maciej Gajos Belum ‘Ngejoss’, Thomas Doll: Masih Adaptasi

Proses adaptasi Maciej Gajos di Persija
Proses adaptasi Maciej Gajos di Persija (Foto: Laman resmi Persija)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.ID: Gelandang serang asal Polandia, Maciej Gajos belum menunjukkan performa maksimalnya bersama tim Macan Kemayoran, Persija.

Pemian berusia 32 tahun ini sudah tiga kali tampil bersama Persija ketika bertanding kontra Persebaya Surabaya (30/7/2023), Bhayangkara FC (16/7), dan Persita Tangerang (22/7).

Total catatan waktu permainannya dari tiga laga itu hanya 165 menit. Sang pelatih Thomas Doll terpaksa menariknya keluar di tengah pertandingan dalam tiga laga itu.

Adaptasi Maciej Gajos

Doll menegaskan, Gajos yang mulai bergabung bersama Persija sejak 14 Juli 2023 itu masih berproses adaptasi dengan tim, begitu pula dengan iklim Indonesia. Tentu saja iklim Indonesia dan Eropa sangat berbeda, terlebih Indonesia sedang memasuki musim panas.

BACA JUGA: Persija Taklukkan Persib Bandung 2-0 di Stadion Patriot Bekasi

Gajos sendiri baru tiba di Jakarta tepat sebelum laga pekan ketiga BRI Liga 1 2023/24 dimulai. Artinya, Gajos baru bergabung dengan tim kurang lebih dua minggu.

Dol langsung menerjunkan Gajos ke arena pertandingan meski belum pernah mengikuti pra musim sama sekali. Itulah yang menjadi alasan Doll kenapa Gajos belum maksimal, karena masih membutuhkan adaptasi.

Namun meski baru dua pekan bergabung, kata Doll, Gajos sudah mulai bisa mengadaptasikan diri dengan suhu dan cuaca di Indonesia.

“Sebab, dia datang dari Eropa di mana tidak memiliki cuaca seperti ini, di sana. Bisa dilihat Maciej bermain bagus selama 20-25 menit, namun setelah itu dia mulai kelelahan,”ujar Doll, dikutip dari laman resmi Persija Jakarta, Rabu (2/8/2023).

Respon Witan Sulaeman

Agar Maciej Gajos lebih cepat beradaptasi dengan iklim, suhu, dan cuaca, maka Thomas Doll benar-benar menggenjotnya di sesi latihan.

“Itulah mengapa saya selalu berkata bahwa sesi latihan sangat penting bagi setiap pemain,” katanya.

BACA JUGA: Polri Selidiki Dugaan Pungli Seleksi Wasit Sepak Bola Liga 1 dan 2

Proses adaptasi itu dipahami betul oleh winger Persija, Witan Sulaeman yang pernah mengalami adaptasi serupa ketika bermain di Eropa.

Witan mengakui Gajos adalah pemain yang bagus. Namun proses adaptasi dengan suhu panas Indonesia mau tidak mau harus dialaminya di tahap awal.

“Saya pun pernah mengalami adaptasi cuaca yang dingin di Eropa. Jadi saya cukup mengerti bagaimana sulitnya beradaptasi dengan cuaca,” ucap Witan.

Witan sendiri pernah bermain satu klub bersama Gajos di Lechia Gdansk. Maka ia tahu betul bagaimana cara bermain Gajos, yang menurutnya bisa memberikan kontribusi besar bagi Persija, terutama setelah melewati proses adaptasi.

BACA JUGA: Cara Adaptasi dengan Persib, Levy Madinda Tanya Saddil Ramdani

“Beri dia sedikit waktu untuk beradaptasi, saya yakin Gajos mampu melaluinya dan bisa memperlihatkan performa terbaiknya di Persija,” pungkas Witan.

 

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru