Permudah Distribusi, KAI Segera Luncurkan Kereta Khusus Petani dan Pedagang

Khusus Petani dan Pedagang. Tiket kereta lebaran 2026
Ilustrasi (Instagram/commuterline)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — PT KAI akan segera luncurkan Kereta Penumpang Kelas Ekonomi (K3), layanan kereta khusus untuk petani dan pedagang. Kereta ini dirancang agar masyarakat, khususnya petani dan pedagang agar dapat lebih mudah mendistribusikan hasil pertanian maupun barang dagangan.

Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo menyampaikan bahwa layanan kereta tersebut didesain untuk memfasilitasi kebutuhan transportasi yang belum terakomodasi layanan kereta lokal yang dikelola anak usaha KAI, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI).

“KCI kan memang rencana, itu kan jadwal KCI penuh, dan memang untuk itu pagi-pagi ada batch yang pagi sekali sebelum subuh, itu yang untuk mengangkut hasil pertanian-perdagangan,” ujar Kartika melansir Kompas, , Senin (25/8/2025).

Ia mengatakan, kereta khusus petani-pedagang ini akan segera diluncurkan. Meskipun begitu, belum ada informasi lebih lanjut terkait kapan layana ini akan beroperasi.

“Itu lagi kita siapkan, segera kita launching untuk itu supaya menampung masyarakat yang membawa hasil dagangan dari daerah ke Jakarta,” kata Kartika.

Baca Juga:

Kereta Cepat Whoosh Terpaksa Berhenti Gegara Layangan Nyangkut

Tempuh 45 Menit ke Bandung, Prabowo Pilih Kereta Cepat Whoosh Bersama Masyarakat

Sebelumnya, PT KAI telah melakukan serangkaian uji coba terhadap kerta khusus ini. Uji coba statis telah dilakukan pada 14 dan 15 Agustus 2025 di UPT Balai Yasa Surabaya Gubeng, kemudian dilanjutkan dengan uji dinamis pada 15 Agustus 2025 di jalur Surabaya Gubeng–Lamongan (pulang-pergi).

Uji coba ini dilakukan untuk memperoleh feedback dan mengoptimalkan layanan agar dapat memfasilitasi kebutuhan transportasi petani dan pedagang dengan optimal.

VP Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan, kereta khusus petani dan pedagang ini didesain dengan lebih leluasa namun tetap efisien. Ia mengatakan, lereta ini merupakan hasil modifikasi dari kereta kelas bisnis dan ekonomi.

“Konsep desainnya mengedepankan kemudahan akses dan ruang angkut yang lebih luas,” ucap Anne dalam keterangannya, Selasa (19/8/2025).

Tempat duduk kereta ini dipasang sejajar di sisi kiri dan kanan, sehingga menyediakan ruang tengah yang lebih lapang untuk menaruh hasil pertanian atau barang dagangan. Dengan posisi ini, jumlah kursi juga disesuaikan menjadi 73 dari sebelumnya 106 tempat duduk.

Selain perubahan tempat duduk, sejumlah detail teknis juga dimodifikasi untuk menunjang kebutuhan kereta khusus teramasuk lebar pintu bordes kereta yang diperbesar dari 800 mm menjadi 900 mm, serta sekat partisi dan bordes yang dihilangkan untuk memperlancar akses keluar masuk barang.

Ane menegaskan bahwa layanan khusus ini merupakan upaya KAI untuk memenuhu kebutuhan masyarakat, termasuk petani dan pedagang.

(Raidi/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru