Persib Harus Waspadai Borneo FC: ‘Petuah Sakti’ Pieter Huistra Bisa Bangkitkan Keganasan Wiljan Pluim

Wiljan Pluim
Wiljan Pluim, skuad baru Borneo FC (Foto: Borneo FC)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Diputusnya kontrak Wiljan Pluim dengan PSM Makassar sempat jadi perdebatan panas di ranah publik, mengingat reputasinya yang dinilai banyak pihak masih mumpuni di kancah Liga kasta tertinggi Indonesia.

Padahal, gelandang serang asal Belanda ini telah menjadi pendongkrak reputasi PSM Makassar selama lebih dari 7 tahun. Wiljan Pluim membuktikan dedikasi totalnya sehingga PSM Makassar berhasil menjuarai Liga 1 2022/2023 musim lalu.

Namun Founder Bosowa Corps selaku sponsor utama PSM Makassar Aksa Mahmud, tiba-tiba menilai Wiljan Pluim sudah tua dan tak bisa berlari alias lamban. Inilah yang dijadikan dasar alasan kepada publik, kenapa Aksa menendang Pluim dari klubnya.

Wiljan Pluim yang dipandang sudah tua dan lamban itu buru-buru dipatahkan oleh pelatih Borneo FC, Pieter Huistra, setelah pemain berusia 34 tahun ini resmi menjalin kontrak dengan Borneo FC sesaat setelah hengkang dari PSM.

Pieter Huistra, pelatih asal Belanda tersebut menegaskan bahwa usia bukanlah patokan seorang pemain dalam performanya.

Terlebih bagi Pluim, yang menurutnya masih memegang reputasi sebagai salah satu pemain terbaik di Indonesia.

“Bagi saya, Pluim masih muda dan dia punya ambisi yang besar dan itu sejalan dengan apa yang kita miliki saat ini, ambisi untuk menjadi yang terbaik,” tegas Huistra, dikutip dari laman resmi klub, Senin (16/10/2023).

BACA JUGA: Jelang Duel Panas vs Borneo FC, Persib Patut Waspadai Ambisi Besar Wiljan Pluim

Dengan demikian, Pieter Huistra menegaskan dirinya sebagai juru taktik skuad Pesut Etam sangat senang dengan kehadiran pemain dengan nilai kontrak Rp4,35 Milyar tersebut menurut acuan Transfer Markt.

“Dia (Pluim) salah satu pemain terbaik di Indonesia di beberapa tahun terakhir. Jadi, kami sangat senang bisa memiliki dia sekarang. Dia akan melengkapi tim ini dan membuatnya lebih kuat,” ungkap Pieter.

Melihat kondisi ini, patut menjadi perhatian serius bagi Persib Bandung yang akan berhadapan dengan Borneo FC pada laga pekan ke 16 mendatang.

Terlebih, Persib akan berlaga di markas Borneo FC, di tengah ambisi tuan rumah yang ingin mebekukan posisinya di puncak klasemen Liga 1 2023/2024 ini.

 

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru