BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung menghadapi ujian tambahan saat bertandang ke markas Persik Kediri pada laga pekan ke-16 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Brawijaya, Senin (5/1/2026) pukul 19.00 WIB. Maung Bandung harus tampil tanpa dua pemain penting, Eliano Reijnders dan Federico Barba, yang dipastikan absen karena alasan kebugaran.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengonfirmasi bahwa Eliano masih dalam kondisi cedera dan belum memungkinkan untuk dibawa ke Kediri. Sementara itu, Federico Barba juga belum bisa memperkuat tim lantaran masih memerlukan pemeriksaan medis lanjutan.
“Eliano sedang mengalami cedera, tetapi saya harap tidak serius. Dia akan mulai kembali berlatih setelah kami pulang ke Bandung,” ujar Bojan Hodak, Minggu (5/1/2025).
“Untuk Barba, kami masih harus melakukan pemeriksaan lebih mendalam,” tambahnya.
Absennya dua pemain tersebut membuat Persib harus melakukan penyesuaian, terutama dalam menjaga keseimbangan permainan. Meski demikian, Bojan menegaskan kondisi ini tidak mengurangi kewaspadaan timnya terhadap Persik Kediri yang dikenal tangguh saat bermain di kandang.
Baca Juga:
Bojan Hodak Puji Dominasi Persib Bandung Usai Tundukkan Persebaya 1-0
Menurut Bojan, Persik memiliki rekor kandang yang solid meski posisi mereka di klasemen sementara BRI Super League berada di papan tengah. Faktor atmosfer Stadion Brawijaya dan motivasi tinggi tuan rumah menjadi tantangan tersendiri bagi Maung Bandung.
“Persik adalah tim yang berbahaya saat bermain di kandang. Performa mereka berbeda dibandingkan laga tandang,” jelas pelatih asal Kroasia tersebut.
Bojan juga mengingatkan bahwa tekanan selalu menyertai Persib di setiap laga. Ia menilai setiap lawan cenderung tampil lebih agresif saat menghadapi Maung Bandung, termasuk Persik Kediri.
“Ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Saat melawan Persib, semua tim seperti bermain 300 persen,” katanya.
Saat ini Persib berada di peringkat keempat klasemen sementara, sementara Persik Kediri menempati posisi ke-12. Meski demikian, Bojan menegaskan target timnya tidak berubah, yakni meraih hasil maksimal demi kembali ke jalur perebutan puncak klasemen.
“Tekanan itu selalu ada di Persib, dan itu hal yang biasa,” tutup Bojan.
(Budis)











