BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta menyiapkan stimulus berupa paket sembako bagi masyarakat yang bersedia mendonorkan darahnya selama bulan Ramadan hingga periode Lebaran 2026.
Kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi penurunan jumlah pendonor yang kerap terjadi saat musim mudik.
Ketua PMI DKI Jakarta Beky Mardani mengatakan, pembagian paket sembako tersebut dilakukan dalam rentang waktu H-5 hingga H+5 Lebaran di seluruh unit pelayanan darah di Jakarta.
“PMI DKI memberikan stimulus berupa goodie bag berisi sembako bagi masyarakat yang ingin berdonor,” ujarnya di Jakarta, Rabu.
Kebutuhan Darah Tetap Tinggi
Beky menjelaskan, kebutuhan darah di Jakarta mencapai 1.000 hingga 1.200 kantong per hari. Angka tersebut cenderung tidak berubah, termasuk saat libur Lebaran.
Namun, jumlah pendonor biasanya menurun karena banyak warga yang pulang kampung.
“Selama Ramadan memang terjadi penurunan jumlah pendonor, sementara kebutuhan darah tetap,” jelasnya.
Donor Dikebut di Lima Wilayah
Untuk mengantisipasi kekurangan stok, PMI DKI Jakarta mengintensifkan kegiatan donor darah di lima wilayah kota, termasuk Jakarta Barat.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi agar ketersediaan darah tetap terjaga selama periode libur panjang.
Beky berharap, melalui berbagai upaya tersebut, stok darah tetap aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa terjadi lonjakan permintaan yang tidak terduga.











