Polemik Beda Harga Gas LPG 3 Kg Purbaya vs Bahlil, Mana yang Akurat?

harga gas lpg 3 kg purbaya
Ilustrasi. (Teropong Media)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa buka suara menanggapi pernyataan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia yang menyebut dirinya salah membaca data soal harga asli LPG 3 kg bersubsidi.

Purbaya mengatakan, bahwa pihaknya bakal mengkaji ulang data tersebut untuk memastikan kebenarannya.

“Saya sedang pelajari. Kita pelajari lagi. Mungkin Pak Bahlil betul, tapi kita lihat lagi seperti apa. Yang jelas saya dapat angin dari hitungan staf saya. Nanti kita lihat di mana salahnya. Tapi harusnya sih pada akhirnya angkanya sama,” katanya disela kunjungan kerja di Kudus, Jawa Tengah, dikutip Minggu (5/10/2025).

Meski begitu, Menkeu Purbaya menyebut bahwa perbedaan angka bisa saja terjadi karena perbedaan metode perhitungan.

Ia menilai, perbedaan dalam membaca data bisa berasal dari sudut pandang atau pendekatan yang digunakan.

“Mungkin cara melihat datanya beda. Kan hitung-hitungan kan kadang-kadang kalau dari praktek, dari akuntan kan kadang-kadang beda caranya nulisnya. Tapi saya yakin pada akhirnya besarannya sama juga kok. Kalau salah hitung bisa nambah duit, saya salah hitung terus bisa uang nambah,” jelasnya.

Baca Juga:

Pemerintah Bakal Buru Importir Ilegal, Purbaya: Mereka Ga Akan Bisa Lari Lagi

Luhut Minta Purbaya Tak Pangkas Anggaran MBG: Penyerapan Anggaran Sangat Baik

Sebelumnya, pernyataan Purbaya mengenai harga asli LPG 3 kg sebesar Rp42.750 per tabung, kemudian pemerintah menanggung subsidi sebesar Rp30.000 per tabung agar masyarakat hanya perlu membayar Rp12.750 per tabung sempat dikritik oleh Bahlil.

Hal ini berawal dari paparan Purbaya mengenai selisih harga barang subsidi yang ditanggung pemerintah saat rapat dengan Komisi XI DPR, Selasa (30/9).

Purbaya menjelaskan harga keekonomian LPG 3 kg mencapai Rp 42.750 per tabung, sementara harga jual eceran tercatat sebesar Rp 12.750. Artinya, pemerintah menanggung Rp 30.000 per tabung sebagai subsidi.

Menanggapi pernyataan tersebut, Bahlil menilai terdapat kekeliruan data yang disampaikan oleh Purbaya. Namun, sehari setelahnya, Purbaya kembali menanggapi pernyataan Bahlil. Menurutnya, perbedaan itu bisa jadi karena perbedaan cara melihat data.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
Berita Lainnya

1

Dirut Sritex Iwan Lukminto Ditangkap di Solo

2

Gairah Baru Yamaha Aerox 155, Aplikasi Warna yang Elegan

3

Cara Blokir Email di Gmail untuk Hindari Notifikasi Spam

4

Cara Mudah Melacak Jumlah Langkah Kaki dengan HP Android dan iPhone

5

Rilis Hari Ini! Temukan Perbedaan Xiaomi 14T dan Xiaomi 14T Pro
Headline
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg