Polemik Lahan IKN ATR-OIKN Akan Koordinasi, Aspek Ekonomi dan Kesejahteraan Pedoman Pembangunan

Polemik Lahan IKN ATR-OIKN Akan Koordinasi
Polemik Lahan IKN ATR-OIKN Akan Koordinasi (Antara)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Menteri Agraria dan Tata Ruang, Agus Harimurthi Yudhoyono menyatakan akan berkoordinasi dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). Koordinasi tersebut untuk mencari win-win solution terkait polemik lahan di IKN Nusantara.

AHY mengatakan akan mempelajari dahulu sengketa antara OIKN dengan warga Adat Pemaluan. Terlebih ada tenggat waktu selama tujuh hari yang diberikan agar warga pindah dari kawasan IKN.

“Selalu ada jalan bagaimana mencari win-win solution, misalnya skema relokasi, kemudian penggantian rugi, dampak sosial kemasyarakatan, dan lain-lain. Tapi sekali lagi, saya akan pelajari dulu lebih lanjut dan tentunya berkoordinasi dengan OIKN karena ini domain OIKN,” ujar AHY mengutip RRI, Kamis (14/3/2024).

Pedoman Pembangunan IKN

AHY menjelaskan, aspek ekonomi dan kesejahteraan menjadi pedoman dalam pembangunan IKN. Meski menurutnya yang ideal adalah kembali pada Undang-Undang yang berlaku, namun banyak faktor yang perlu dipertimbangkan.

BACA JUGA:  AHY Ungkap Ada 2.086 Hektare Lahan Bermasalah di IKN

Diketahui, lahan di IKN Nusantara sudah mendapat persetujuan untuk bisa dijual kepada investor. Kepala OIKN Bambang Susantono menjelaskan, pembeli tanah hanya dapat mengantongi Hak Guna Bangunan (HGB).

Selain itu, pembeli juga dapat memegang Hak Pakai di atas Hak Pengelolaan Lahan (HPL) milik OIKN. OIKN sendiri diketahui sudah menerima HPL seluas 34 ribu hektar di IKN.

OIKN Membantah Kabar Rencana Penggusuran Pemukiman Masyarakat Adat Pamaluan

Sementara itu, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) membantah kabar rencana penggusuran pemukiman masyarakat adat Pamaluan, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Adapun dikabarkan sebelumnya, masyarakat setempat diberi waktu 7 hari untuk angkat kaki dari kawasan IKN.

Kepala Otorita IKN Bambang Susantono menyampaikan, dalam upaya merelokasi masyarakat adat, pihaknya pasti akan mengutamakan dialog dan tak akan menggusur secara semena-mena.

Pembanguan IKN akan Melindungi Hak Masyarakat

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Otorita IKN Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat, Alimuddin menegaskan, pembangunan kawasan IKN akan melindungi hak masyarakat adat dan menghindari kesewenang-wenangan.

Sebelumnya, Otorita IKN melalui Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan mengeluarkan Surat Nomor: 179/DPP/OIKN/III/2024. Surat itu perihal undangan arahan atas pelanggaran pembangunan yang tidak Berizin dan atau tidak sesuai dengan tata ruang IKN pada 4 Maret 2024.

Dalam surat tersebut, diketahui pihak Otorita IKN memberi jangka waktu satu pekan kepada masyarakat setempat untuk meninggalkan kawasan pembangunan. Menanggapi itu, Alimuddin berujar, surat tersebut sudah tak lagi berlaku.

Alimuddin juga menyampaikan, apabila masyarakat menempati fasilitas negara, maka mau tidak mau wajib mendukung kebijakan negara, tanpa menghilangkan hak masyarakat sebagai warga negara.

“Sudah ada undang-undangnya semuanya. Masyarakat adat saya yang melindungi, Otorita IKN yang melindungi,” tandasnya.

 

(Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik