BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Presiden Prabowo Subianto turut berduka untuk korban bencana tanah longsor di Cilacap, Jawa Tengah. Bahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) diminta mengoptimalkan upaya pencarian dan pertolongan hingga fase pemulihan.
Menurut hasil laporan yang dirangkum Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB, korban jiwa sebanyak 3 orang dan 20 lainnya masih dalam proses pencarian.
“Presiden Prabowo Subianto menyampaikan turut berduka dan memberi perhatian yang besar pada bencana ini. Beliau memerintahkan BNPB bergerak ke lapangan dan membantu menyelesaikan penanganan longsor di Majenang hingga masa tanggap darurat selesai,” ungkap Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan dalam keterangan resminya, Sabtu (15/11/2025).
Baca Juga:
Kebut Pencarian Korban Longsor Cilacap, BNPB Kerahkan 8 Alat Berat
“Kami hadir disini untuk membantu Bapak Bupati. Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi serta Basarnas terkait kebutuhan mendesak dalam operasi pencarian dan pertolongan di masa golden time ini,” tambahnya.
BNPB juga akan mengambil langkah relokasi kepada warga yang tinggal di wilayah kritis agar lebih aman dan tidak kembali terancam. Menurut Kepala BNPB, masih ada 28 warga yang saat ini tinggal di kawasan rawan bencana tanah longsor.
Upaya relokasi akan dilakukan setelah upaya penanganan darurat selesai sepenuhnya. Mengenai lokasi relokasi, Pemerintah Kabupaten Cilacap telah memiliki lahan khusus yang tentunya lebih aman. Sementara, Kepala BNPB mengimbau kepada masyarakat di sekitar lokasi agar mengosongkan area dari segala jenis aktivitas untuk sementara waktu demi keamanan dan keselamatan bersama.











