Provinsi Jambi Diklaim Masuk Kategori Rendah pada Indeks Kerawanan Pemilu

Foto - Web -
-

Tidak ada video disisipkan.

JAMBI,TM.id : Berbeda jauh dengan pemilu periode sebelumnya, Provinsi Jambi masuk dalam kategori rendah pada Indeks Kerawanan Pemilu dan Pemilihan (IKP) tahun 2024.

Fahrul Rozi selaku Kordiv Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jambi menyatakan, IKP merupakan program nasional untuk aspek pencegahan kerawanan Pemilu.

Menurutnya, ada tiga tujuan kenapa adanya IKP, pertama memetakan potensi kerawanan, kedua melakukan proyeksi dan deteksi dini terhadap potensi pelanggaran, dan yang ketiga menjadi basis untuk program pencegahan dan pengawasan tahapan pemilu dan pemilihan 2024.

Dia mengatakan penurunan dari tinggi menjadi rendah salah satu faktor pengoptimalan program aspek pencegahan serta strategi membangun hubungan kerjasama dengan semua pihak (stakeholder).

Turunnya IKP Provinsi Jambi pada Pemilu dan Pemilihan 2024, karena kerja pengawasan dilapangan dilakukan dengan upaya pencegahan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan dalam rangka meminimalisir segala potensi pelanggaran yang ada, dan didukung oleh semua pihak.

Salah satu upaya pencegahan yang dilakukan adalah memaksimalkan kerja sama dan MoU dengan stakeholder yang ada di Provinsi Jambi.

Bawaslu Provinsi Jambi sudah menjalin kerja sama dengan 40 lembaga dan organisasi yang ada Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

Selain melakukan MoU, Bawaslu Provinsi Jambi juga melakukan kegiatan sosialsasi pengawasan partisipasitif dan melakukan kegiatan pendidikan kader pengawas partisipatif, dimana saat ini lebih kurang 600 orang alumni kader pengawas partisipatif di Provinsi Jambi.

Ia mengatakan dalam mendata dan mengumpulkan bahan untuk IKP pada Pemilu dan Pemilihan 2024, dinilai dari beberapa poin dalam konstruksi IKP dengan 4 dimensi, 12 subdimensi serta 61 indikator.

Masuknya Provinsi Jambi dalam kategori rawan rendah, bukan berarti tidak lagi melakukan inovasi pencegahan dan program-program lainnya, namun ke depan tentu hal ini tetap menjadi tambahan vitamin sebagai energi baru untuk lebih mengoptimalkan pencegahan,” kata mantan Panwaslu Kota Jambi.

Agenda Pemilu dan Pemilihan 2024 yang demokratis dan berintegritas tentu menjadi tujuan bersama, karena Pemilu dan Pemilihan 2024 merupakan urusan dan tanggungjawab semua pihak dengan tugas, wewenang serta kewajiban yang sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan.

“Penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan 2024 menjadi tugas bersama, untuk bersama-sama menyukseskan penyelenggaraan pesta demokrasi lima tahun sekali ini,” katanya, melansir Antara Sabtu (17/12/2022).

Untuk diketahui bahwa Bawaslu meluncurkan Indeks Kerawanan Pemilu Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024.

Dalam IKP tersebut, Bawaslu memetakan potensi kerawanan di 34 provinsi dan 514 kabupaten dan kota seluruh Indonesia, termasuk ketua dan anggota Bawaslu Provinsi Jambi beserta Kepala Sekretariat, Kabag Pengawasan dan Humas serta Staf Bawaslu Provinsi Jambi yang berlangsung di Jakarta, Jumat, (16/12).

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru