BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pekerjaan pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak menjadi lebih ringkas di AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/26. Hal ini disebabkan ajang ACL 2 ini tidak memberlakukan regulasi penggunaan pemain berusia di bawah 23 tahun.
Bojan Hodak langkahnya dalam meracik strategi di ACL 2 semakin leluasa. Sebab, di ACL 2 ini tidak ada regulasi pemain muda seperti di Super League. Pada kompetisi domestik, pemain di bawah usia 23 tahun harus bermain minimal 45 menit.
Kini, ia bisa menurunkan pemain secara penuh tanpa harus khawatir akan melanggar regulasi. Terlebih dalam pandangannya, memainkan pemain muda di level permainan tinggi merupakan risiko tinggi, baik bagi tim, pelatih, dan pemain itu sendiri.
Baca Juga:
Link Live Streaming Persib Bandung vs Lion City Sailors, Selain Yalla Live
Namun baginya, peluang untuk menurunkan pemain muda tetaplah besar, asalkan pemain tersebut sudah siap di banyak aspek. Ada beberapa pemain yang mulai disiapkan, meski Bojan masih enggan mengungkapkannya kepada publik.
“Ini menjadi lebih mudah karena tidak perlu terlalu menekan pemain muda. Ketika ada pemain muda yang bagus, maka dia pantas bermain. Namun jika tidak, maka tidak akan bermain. Jadi ini mudah karena tidak ada regulasi, ini kompetisi top level kedua di Asia, jadi siapapun bisa bermain,” imbuh Bojan kepada awak media.
Akan tetapi, Bojan pun berencana akan melakukan beberapa perubahan di laga ini. Pasalnya ada beberapa pemainnya yang tak bisa turun secara penuh karena beberapa alasan. Ditambah lagi ia juga perlu menjaga kebugaran anak asuhnya agar Persib bisa tampil optimal saat menghadapi jadwal padat.
“Beberapa pemain sakit dan ada juga yang belum seratus persen bugar. Beberapa pemain pada dasarnya barus bisa main di babak kedua, jadi kami harus melakukan rotasi. Karena di bulan ini dalam 24 hari kami harus bermain sebanyak 4-5 pertandingan. Jadi semuanya mempunyai kesempatan untuk bermain.” tutupnya.(RF/_Usk)











