BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebuah rumah sakit anak di Amerika Serikat (AS) memperingatkan bahaya tren berbahaya “Cup Noodle Challenge” yang tengah viral di media sosial. Tantangan ini terinspirasi dari adegan karakter dalam film animasi populer besutan Netflix, K-Pop Demon Hunters.
Fenomena Cup Noodle Challenge ini ramai diunggah di platform seperti TikTok dengan tagar #KpopNoodleChallenge dan #DemonHuntersRamen. Namun di balik popularitasnya, tren ini memicu kekhawatiran serius di kalangan tenaga medis.
Kasus Luka Bakar Anak Meningkat
Rumah Sakit Shriners Children’s Boston, dalam pernyataannya pada Senin (29/9/2025), melaporkan adanya peningkatan kasus anak-anak yang mengalami luka bakar akibat meniru adegan makan mi instan panas secara terburu-buru.
“Mi instan cup menyumbang sekitar sepertiga dari kasus cedera luka bakar pada anak-anak. Di rumah sakit ini, kami menangani kasus seperti itu dua hingga tiga kali setiap pekannya,” ungkap pihak rumah sakit, dikutip dari Allkpop, Kamis (2/10/2025).
Pihak medis menjelaskan, risiko luka bakar biasanya meningkat saat anak menyiapkan mi panas, terutama ketika mengambil mi dari microwave.
Kulit anak yang lebih tipis juga membuat mereka lebih rentan mengalami luka serius meskipun pada suhu yang tidak terlalu tinggi.
Baca Juga:
Respon Mualem pada Viralnya Bobby Razia Plat Aceh: Kalo Jual, Kita Beli!
Viral! Pengantar Jenazah Penuh Gembira, Pamer Goyangan di Atas Motor Hanya Pakai Underwear
Imbauan untuk Orang Tua
Shriners Children’s Boston menekankan bahwa pihaknya tidak melarang anak-anak mengikuti tren media sosial. Namun, tantangan semacam ini harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian.
“Kami tak menyebut anak-anak dilarang mengikuti tren media sosial yang menyenangkan. Tetapi ingat, tetap dilakukan dengan aman dan pengawasan orang dewasa. Satu tumpahan saja dapat mengakibatkan bekas luka yang menyakitkan dan berbekas seumur hidup,” tulis pihak rumah sakit dalam keterangan resminya.
(Hafidah Rismayanti/)











