RUU KUHAP Sudah Penuhi Aspirasi Publik?

ruu kuhap
(Kemetrian ATR/BPN)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Wakil Menteri Hukum dan HAM, Edward Omar Sharif Hiariej menyampaikan,  penyusunan Rancangan Undang-Undang tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP) telah menyoroti dan mengakomodasi berbagai pandangan dari masyarakat.

Ia menegaskan, keterlibatan pihak eksternal dalam proses penyusunan RUU ini cukup luas, mencakup masyarakat sipil hingga kalangan akademisi.

“Kami telah membuka ruang partisipasi seluas-luasnya. Mulai dari kelompok masyarakat sipil, para pakar, hingga dosen dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia turut dilibatkan. Sebagian besar pasal yang termuat dalam RUU ini berasal dari aspirasi mereka,” ujar Edward di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/07/2025).

Di sisi lain, Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman menjelaskan, arah revisi KUHAP ini adalah untuk menciptakan sistem hukum yang lebih adil. Tujuannya adalah menciptakan keseimbangan antara kekuasaan negara dan hak-hak warga dalam proses penegakan hukum.

“Selama ini, kekuasaan negara dalam proses hukum terbilang sangat dominan, sementara warga negara cenderung berada di posisi lemah. Melalui KUHAP yang baru, kita ingin menciptakan keseimbangan tersebut. Ini mencakup peningkatan perlindungan terhadap hak tersangka, serta memperkuat peran advokat dalam mendampingi kliennya,” jelasnya.

BACA JUGA:

Aliansi Mahasiswa Tangsel Tolak Asas Dominus Litis di RUU KUHAP yang Dinilai Timbulkan Ketidakpastian Hukum

Media Bakal Dipanggil DPR soal RUU KUHAP, Meliput di Pengadilan Makin Ketat?

Habiburokhman menambahkan bahwa prinsip keadilan yang diusung dalam RUU ini akan mendorong aparat penegak hukum untuk bekerja secara lebih profesional. Ia juga mengapresiasi dukungan Kapolri yang menurutnya selaras dengan semangat reformasi hukum acara pidana.

“Kapolri menunjukkan sikap terbuka dan mendukung penuh upaya memperkuat hak-hak warga. Era penyidikan dengan metode represif sudah berlalu. Kini saatnya aparat penyidik ditingkatkan kapasitas dan kualitasnya melalui pelatihan yang memadai,” pungkasnya.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru