Serentak! 14 Hari ke Depan, Polda Jabar Gelar Operasi Keselamatan Lodaya 2024

Polda Jabar
Ilustrasi: (Twitter/@@tmcpoldametrojaya)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, Operasi Keselamatan Lodaya 2024 akan dilaksanakan selama 14 hari, sejak 4 Maret 2024 sampai Minggu 17 Maret 2024.

Menurut Ia, tujuan Operasi Keselamatan Lodaya 2024 yang digelar serentak di seluruh daerah di Jabar untuk meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Juga, menurunkan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas dan menurunkan angka pelanggaran lalu lintas demi terwujudnya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran (kamseltibcar).

“Konsep operasi kepolisian bidang lalu lintas tahun 2024 saat ini tentu mengedepankan giat preventif 40 persen, giat preentif 40 persen dan giat penegakan hukum 20 persen yaitu dengan menggunakan etle status dan mobile serta blanko teguran tentunya guna mewujudkan Kamseltibcar Lantas yang aman dan selamat,” ujar Jules di Bandung, Sabtu (2/3/2024).

Jules menyebutkan, jajaranya menerjunkan sebanyak 2.600 personel dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Lodaya 2024.

Berdasarkan data, angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Jabar tinggi. Pada 2023, terjadi 9.014 kasus kecelakaan lalu lintas fatal yang mengakibatkan 3.213 orang tewas, 624 orang luka berat, dan 9.866 orang luka ringan.

Total kerugian material akibat kecelakaan selama 2023 sebesar Rp19.720.255.000 atau naik 6,21 persen dibanding 2022 yang tercatat Rp18.567.680.000.

“Dalam operasi ini, petugas mengedepankan tindakan simpatik, persuasif, dan humanis kepada masyarakat pengguna jalan. Personel yang kami libatkan dalam operasi sebanyak 2.600 personel, terdiri atas 532 personel Satgas Polda Jabar dan 2.068 personel polres jajaran,” katanya.

BACA JUGA: Terjunkan 129.923 Personel, Korlantas Polri Siap Amankan Objek Libur Nataru

Jules juga mengatakan, target Operasi Keselamatan Lodaya 2024 ini,  jumlah lakalantas dan korban fatalitas berkurang. Angka pelanggaran lalu lintas menurun dan meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

“Sasaran Operasi Keselamatan Lodaya 2024 ini, kendaraan bermotor roda dua dan roda empat yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi. Kemudian, kendaraan yang tidak standard dari pabrikan seperti menambah panjang rangka atau mengubah spek. Kendaraan pribadi menggunakan sirine, rotator, atau strobo yang bukan peruntukannya akan ditindak. Kemudian TNKB tidak sesuai aturan atau spesifikasi teknis,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Jules, petugas juga mengingatkan tentang penggunaan helm SNI, baik untuk pengendara motor maupun yang dibonceng. Untuk cara bertindak tentu preemtif dengan penyuluhan, penyebaran imbauan lalu lintas melalui media cetak, media sosial, dan media elektronik.

“Polisi juga melakukan cara bertindak preventif berupa pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli. Lalu, pengawasan, pengendalian, dan pelayanan masyarakat,”tukasnya.

 

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru