Bandung Siaga Musim Hujan, RT-RW Diminta Data Sungai Rawan Erosi

Erwin Minta RT-RW Data Sungai Rawan Erosi
Sungai Citarum (dok citarumharum.jabarprov)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Menyambut musim hujan, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menginstruksikan seluruh lurah dan camat untuk menggerakkan ketua RT dan RW melakukan pendataan sungai yang rawan erosi. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah longsor di bantaran sungai yang berpotensi mengancam keselamatan warga.

“Kalau sudah ada erosi, meski hanya satu batu copot, pasti berlanjut jadi longsor. Jadi lurah dan camat harus mengingatkan RW untuk segera mendata. Dua hari cukup, agar langsung bisa ditangani,” kata Erwin, Kamis (2/10/2025).

Erwin juga menjelaskan, sebagian besar kirmir atau dinding penahan sungai di Kota Bandung telah berusia lebih dari 50 tahun. Kondisi ini membuat struktur sungai rapuh, terlebih di kawasan padat penduduk.

“Hampir di semua wilayah ada titik rawan. Di Kiaracondong, dekat rumah saya, sudah banyak yang meruluk. Kalau dibiarkan bisa berbahaya,” ucapnya.

Baca Juga:

Banjir Bandung Bukan Sekadar Hujan, Bangunan Liar Dituding Jadi Biang Masalah

Pemdaprov Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Bandung Selatan

Selain erosi, Pemkot Bandung juga akan memetakan sungai-sungai kecil atau selokan yang tertutup bangunan. Kondisi tersebut sering memicu banjir maupun keruntuhan bangunan, sebagaimana kasus di Sukajadi dan Sekeloa.

“Banyak anak sungai ditutup bangunan. Itu berbahaya. Tapi setelah ada penataan seperti di Gumuruh, banjir bisa berkurang signifikan. Jadi penataan ini penting sekali,” jelasnya.

Erwin juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat hujan deras, termasuk tidak beraktivitas berisiko di tepi sungai. Dirinya mencontohkan kasus di Cicaheum, ketika seorang warga meninggal dunia akibat tanah licin di tepi sungai yang tiba-tiba ambrol.

Untuk percepatan penanganan, Pemkot Bandung kini berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) serta Kementerian PUPR. Namun, Erwin menekankan, peran warga dalam melaporkan kondisi rawan sangat dibutuhkan.

“SDM di dinas terbatas, laporan warga itu kunci. Prinsipnya, jangan tunggu parah dulu, begitu ada tanda erosi segera diperbaiki,” pungkasnya.

(Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru