Soal Liga 2 dan 3, FIFPro Desak FIFA dan AFC Intervensi PSSI

fifpro
Federasi Pesepak Bola Profesional Internasional (FIFPro) mendesak FIFA dan AFC untuk segera mengintervensi keputusan memberhentikan Liga 2 dan putaran nasional Liga 3 Indonesia musim 2022-2023 oleh PSSI.(web)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.ID : Federasi Pesepak Bola Profesional Internasional (FIFPro) mendesak FIFA dan AFC untuk segera mengintervensi keputusan memberhentikan Liga 2 dan putaran nasional Liga 3 Indonesia musim 2022-2023 oleh PSSI.

“FIFA dan AFC harus campur tangan karena itu keputusan buruk yang berdampak serius pada kehidupan dan karier sekitar 700 pesepak bola profesional di Indonesia yang memiliki kontrak dengan klub-klub Liga 2,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal FIFPro Simon Colosimo, diunggah di akun Twitter resmi FIFPro @FIFPRO, Kamis.

Menurut FIFPro, PSSI sebenarnya sudah menjanjikan akan menggulirkan kembali Liga 2 dan Liga 3 2022-2023 mulai 14 Januari 2023 setelah dihentikan sementara imbas dari tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan 135 orang.

Namun, PSSI ternyata memberhentikan liga tersebut pada 12 Januari 2023. Kebijakan itu diambil dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI.

FIFPro pun menyebut bahwa keputusan PSSI untuk memberhentikan Liga 2 dan putaran nasional Liga 3 sebagai sesuatu yang “mengganggu” karena tidak didiskusikan terlebih dahulu dengan Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI).

FIFPro juga menilai, ketiadaan degradasi di Liga 1 Indonesia2022-2023, imbas dari disetopnya Liga 2, adalah sesuatu yang bertentangan dengan struktur liga sepak bola di bawah FIFA.

Untuk itulah, FIFPro meminta FIFA dan AFC agar mengintervensi permasalahan tersebut dan bersama PSSI serta APPI berupaya menemukan solusi agar Liga 2 dan Liga 3 dapat digulirkan lagi.

BACA JUGA: SPFC: Kelanjutan Liga 2 Masih Menggantung

A​​dapun PSSI, setelah memutuskan untuk memberhentikan Liga 2 dan putaran nasional Liga 3 musim 2022-2023, mengubah kebijakannya itu usai rapat pemilik klub (owners’ meeting) pada Selasa (24/1).

Selepas pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih enam jam itu, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyampaikan bahwa kelanjutan Liga 2 Indonesia 2022-2023 akan diputuskan di Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI oleh pengurus baru periode 2023-2027.

Di samping Liga 2, KLB juga akan menetapkan kelanjutan putaran nasional Liga 3 2022-2023 dan adanya promosi-degradasi di Liga 1 hingga Liga 3.

KLB PSSI akan berlangsung pada 16 Februari 2023. Di sana akan ada pemilihan ketua umum, wakil ketua umum dan anggota Exco PSSI periode 2023-2027.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru