JAKARTA,TEROPONGMEDIA.ID — Bahan bakar BP sudah tersediakembali, setelah sepakat membeli base fuel dari Pertamina sebanyak 100 ribu barel base fuel dari Pertamina.
Namun, saat ini SPBU swasta lainnya, Shell Indonesia masih mengalami kekosongan pasokan bahan bakar karena belum mengambil langkah serupa.
Hal itu lantarana Shell belum mencapai kesepakatan dengan Pertamina terkait impor bahan bakar minyak (BBM), meskipun stok di sejumlah SPBU Shell telah kosong dalam beberapa pekan terakhir.
President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia, Ingrid Siburian, menjelaskan bahwa pembahasan mengenai rencana impor tambahan BBM masih terus dilakukan bersama pemerintah.
“Shell Indonesia ingin menginformasikan, saat ini belum mencapai kesepakatan business-to-business (B2B) terkait aspek komersial untuk pasokan base fuel dari Pertamina Patra Niaga. Pembahasan B2B terkait pasokan impor base fuel terus berlanjut,” ujar Ingrid melansir CNN, Minggu (02/11/2025).
BACA JUGA:
Ingrid menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah serta berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan ketersediaan kembali produk BBM jenis bensin di seluruh jaringan SPBU Shell.
Selain itu, Shell menegaskan bahwa pihaknya ingin memastikan bahan bakar yang akan diimpor nanti memenuhi standar keselamatan operasional, prosedur pengadaan, serta pedoman mutu BBM global Shell.
Hal ini dilakukan untuk menjamin bahwa produk yang sampai ke konsumen tetap memiliki kualitas tinggi sebagaimana standar internasional perusahaan.
Berbeda dengan Shell, BP sudah memastikan pasokan BBM-nya kembali lancar setelah membeli base fuel dari Pertamina. Stok di SPBU BP pun kini tersedia kembali dan siap memenuhi kebutuhan pelanggan.
Namun karena kesepakatan impor belum tercapai, SPBU Shell sementara waktu belum dapat menyediakan produk BBM jenis bensin untuk masyarakat. Adapun varian bahan bakar yang tidak tersedia di jaringan SPBU Shell antara lain Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” kata Ingrid.
(Saepul)











