BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID– Rumah Sakit Severance secara resmi membuka Pusat Perawatan Min Yoon Gi pada Senin (30/9/2025). Fasilitas ini berdiri berkat donasi besar senilai 5 miliar won Korea atau sekitar Rp 59 miliar yang diberikan oleh Suga, anggota grup BTS, pada Juni 2024 lalu.
Pusat tersebut dipimpin oleh Profesor Chun Geun Ah, seorang psikiater anak yang dipercaya sebagai direktur. Fokus utamanya adalah memberikan layanan terapi terpadu bagi anak-anak dengan gangguan spektrum autisme. Hal ini mulai dari terapi bahasa, perilaku, musik, hingga kelompok sosial. Ruang-ruang terapi didesain khusus agar mendukung proses rehabilitasi secara maksimal.
Pengalaman Relawan Jadi Inspirasi
Dilansir dari Allkpop, Rabu (1/10/2025), pada November 2024 Suga secara pribadi menghubungi Profesor Chun untuk menawarkan diri sebagai relawan dalam sesi terapi. Ia datang langsung ke rumah sakit dan memainkan gitar untuk anak-anak, sebagai bagian dari pendekatan musik dalam pengobatan.
Berdasarkan pengalaman tersebut, Suga kemudian berkolaborasi dengan Profesor Chun untuk mengembangkan program terapi baru. Dampaknya terbukti positif.
“Anak-anak A dan B awalnya tak terlalu minat terlibat selama sesi terapi wicara standar. Namun, saat sesi sukarela dengan Suga, mereka terlibat aktif dan menunjukkan minat serta partisipasi yang tinggi,” tulis pernyataan resmi Rumah Sakit Severance.
Baca Juga:
Deretan Konser Seru di Bandung Minggu Ini: Dari Sugar Beat Vol 3 hingga The Sigit
Video Lama George Sugama Halim Marah ke Karyawati yang Menuntut Hak Gaji Terungkap
Terapi Musik dan Kolaborasi Multidisiplin
Pusat ini melibatkan tim multidisiplin, termasuk psikiater anak, terapis musik, ahli patologi wicara, terapis perilaku, hingga psikolog klinis. Semua tenaga ahli tersebut bekerja sama untuk menghadirkan pendekatan komprehensif.
“Di pusat perawatan ini kami tak hanya menggunakan musik sebagai sarana pembelajaran, tetapi juga sebagai alat untuk meningkatkan hasil terapi dan kemampuan sosial. Melihat anak-anak ini berjuang menuju hidup yang lebih mandiri memberi kami harapan untuk mengubah persepsi masyarakat terhadap disabilitas perkembangan,” kata Profesor Chun.
Pembukaan Pusat Perawatan Min Yoon Gi menjadi bukti nyata kolaborasi antara dunia medis dan seni. Kehadiran Suga bukan hanya sebatas donasi, tetapi juga keterlibatan langsung dalam mendukung kesehatan mental serta tumbuh kembang anak-anak dengan autisme.
Langkah ini semakin memperkuat citra Suga sebagai figur publik yang peduli dan menggunakan pengaruhnya untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat.
(Hafidah Rismayanti/_Usk)











