BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID – Dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Partai NasDem, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Barat menegaskan komitmennya menjaga integritas dan konsistensi kader di tengah godaan politik pragmatis. Amanat tersebut sejalan dengan pesan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, yang menekankan pentingnya keteladanan dan totalitas pengabdian kepada bangsa.
Dalam pidatonya yang disampaikan pada Selasa (11/11/2025), Surya Paloh mengingatkan seluruh kader di Indonesia untuk menjauhi praktik politik yang berorientasi pada kepentingan pribadi dan menolak segala bentuk penyimpangan moral seperti korupsi.
“Godaan pragmatisme itu nyata ketika seseorang menghalalkan segala cara demi kepentingan pribadi atau kelompok, maka di situ kita harus tegas mengatakan: itu bukan NasDem. Partai ini berdiri di atas nilai moral dan keteladanan,” tegas Surya Paloh.
Surya Paloh menambahkan, menjadi kader NasDem bukan sekadar menapaki karier politik, tetapi juga wujud pengabdian kepada bangsa.
“Sah-sah saja punya kepentingan pribadi, tapi itu hanya koma. Kita harus menempatkan kepentingan bangsa di atas segalanya. Pengabdian total bagi kejayaan negara harus jadi tujuan utama,” ujarnya.
Baca Juga:
Ini Rincian Lengkap Komposisi Fraksi AKD dan Badan DPR RI
Menanggapi arahan tersebut, Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat, Mamat Rahmat, memastikan pihaknya akan memperketat pengawasan internal dan memastikan seluruh kader di Jawa Barat berjalan sesuai garis partai.
“Kami konsisten di jalur perubahan seperti yang dipesankan Ketua Umum. Kader-kader di Jawa Barat akan terus kami kawal agar tidak keluar dari rel perjuangan dan tidak terlibat praktik korupsi, kolusi, atau nepotisme,” ujar Mamat.
Mamat juga menegaskan, Partai NasDem mendukung penuh proses hukum terhadap kader yang tersangkut kasus pidana.
“Kami hormati proses hukum yang berjalan. Siapapun yang terlibat harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai aturan,” katanya.
Sebagai informasi, beberapa kader NasDem asal Jawa Barat tengah menghadapi proses hukum, di antaranya Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi NasDem, Rajiv (RAJ) yang terseret dugaan korupsi penyaluran dana Program Sosial Bank Indonesia (PSBI), serta Ketua DPD Partai NasDem Kota Bandung yang tengah diperiksa Kejaksaan Negeri Bandung atas dugaan penyalahgunaan kewenangan.
Meski diwarnai tantangan, perayaan HUT ke-14 NasDem di Jawa Barat juga diisi dengan kegiatan sosial yang digelar serentak di 27 kabupaten/kota, meliputi pembagian 15.000 paket sembako, donor darah 3.000 labu, dan 10.000 pengobatan gratis.
“Rangkaian kegiatan ini adalah bentuk nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang kami tanamkan kepada seluruh kader. Ulang tahun ini bukan sekadar seremoni, tapi refleksi untuk memperkuat hubungan partai dengan rakyat,” ujarnya.
(Kyy/Budis)











