JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Publik kembali menyoroti harta kekayaan, Sherly Tjoanda, setelah mencuat kabar soal kepemilikan saham di perusahaan pertambangan. Banyak yang penasaran seberapa besar harta kekayaan Gubernur Maluku Utara tersebut.
Menanggapi hal itu, Sherly menyatakan bahwa seluruh asetnya telah tercatat secara terbuka di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Ia mengklaim, bahwa seluruh kepemilikan termasuk saham tambang ditampilkan apa adanya di laporan tersebut.
“Semua aset saya bisa dicek langsung di LHKPN. Tidak ada yang ditutupi,” ujar Sherly dalam podcast bersama Denny Sumargo, dikutip Rabu (19/11/2025).
Aset Tambang Merupakan Warisan
Sherly menjelaskan, bahwa saham-saham tambang yang kini disorot publik bukan diperoleh saat ia menjabat sebagai gubernur, melainkan merupakan warisan dari mendiang suaminya.
Menariknya, perizinan tambang yang berkaitan dengan saham tersebut sudah diterbitkan jauh sebelum ia menjabat, yaitu pada tahun 2018 dan 2020.
Ia juga menegaskan, bahwa dirinya telah mengundurkan diri dari seluruh jabatan struktural di perusahaan tambang sesuai aturan pejabat publik, meskipun secara hukum tetap sah menjadi pemegang saham.
LHKPN Ungkap Nilai Kekayaan Rp 972 Miliar
Berdasarkan laporan LHKPN per 20 Februari 2025, total harta kekayaan bersih Sherly Tjoanda mencapai Rp 972,112 miliar. Nilai itu berasal dari beragam kategori, mulai dari properti, kendaraan, surat berharga, hingga aset lain.
Aset Tanah dan Bangunan
Kategori terbesar datang dari harta tidak bergerak yang nilainya mencapai Rp 201,7 miliar. Properti tersebut tersebar di berbagai daerah seperti Manado, Ternate, Tidore, Halmahera, Ambon, Jakarta, hingga Surabaya dan Makassar.
Salah satu wilayah dengan transaksi terbesar adalah Pulau Morotai yang mencatat ratusan bidang tanah dengan ukuran bervariasi, mulai dari beberapa meter persegi hingga ratusan ribu meter.
Baca Juga:
Ramai-ramai Kader Partai Ummat Gugat Amien Rais Rp24 Miliar, Ada Apa?
Kendaraan dan Aset Bergerak Lainnya
Pada kategori alat transportasi dan mesin, totalnya mencapai lebih dari Rp 7 miliar, termasuk beberapa mobil mewah warisan seperti Range Rover, Lexus, hingga Toyota Alphard. Sementara itu, harta bergerak lainnya tercatat sebesar Rp 37,5 miliar.
Surat Berharga dan Kas
Di luar properti, Sherly tercatat memiliki surat berharga senilai Rp 262 miliar dan kas lebih dari Rp 236 miliar. Ia juga mencatat kategori harta lainnya senilai Rp 234 miliar.
Total keseluruhan harta mencapai Rp 979,1 miliar, dengan jumlah utang sekitar Rp 6,9 miliar, sehingga total kekayaan bersih menjadi Rp 972,1 miliar.
(Dist)











