JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Duka mendalam menyelimuti pedangdut senior Mansyur S. Sosok istri tercinta, Rosidah yang setia mendampinginya selama 56 tahun meninggal dunia pada Senin (5/1/2026).
Kepergian Rosidah meninggalkan luka mendalam bagi pelantun lagu legendaris Zubaedah tersebut.
Hj Rosidah menghembuskan napas terakhir pada Senin, 5 Januari 2026, sekitar pukul 09.00 WIB. Bagi Mansyur S, kepergian sang istri bukan sekadar kehilangan pasangan hidup, tetapi juga sahabat, penopang, dan saksi perjalanan hidupnya selama lebih dari setengah abad.
“Secara pribadi saya merasa amat sangat kehilangan. Beliau selama 56 tahun mendampingi saya sampai sekarang. Itu yang membuat saya amat bersedih,” ujar Mansyur S dikutip dari kanal YouTube Reyben Entertainment.
Di balik ketegarannya sebagai figur publik, Mansyur S tak menampik bahwa duka ini terasa sangat berat. Sang istri diketahui telah lama berjuang melawan penyakit diabetes tipe 2.
Kondisi kesehatannya pun terus mengalami penurunan dalam beberapa bulan terakhir.
Sekitar dua pekan sebelum wafat, Rosidah sempat menjalani perawatan intensif di RS Persahabatan, Jakarta. Saat kondisinya dinilai stabil, ia diperbolehkan kembali pulang ke rumah. Namun takdir berkata lain.
“Dua minggu dirawat di rumah sakit, lalu pulang sudah aman. Kami selalu kontrol, selalu berusaha. Tapi semua sudah kehendak Allah. Kullu nafsin dzaiqatul maut, setiap yang bernyawa pasti akan kembali kepada-Nya,” tutur Mansyur S dengan nada pasrah.
Menurut pengakuannya, sejak beberapa bulan terakhir kondisi sang istri memang lebih banyak terbaring di tempat tidur. Meski demikian, Mansyur S tak pernah absen menunjukkan kasih sayangnya.
Setiap hari, usai berolahraga pagi, ia selalu menyempatkan diri masuk ke kamar hanya untuk mencium kening istrinya.
Kebiasaan sederhana itu menjadi rutinitas penuh makna yang kini hanya tinggal kenangan.
Baca Juga:
Jelang Putusan Cerai, Atalia Praratya Ziarah ke Makam Eril Seorang Diri: Aa, Mamah Rindu
Siapa Sitok Srengenge? Sastrawan yang Bikin Sal Priadi Dirujak Netizen
Detik-detik kepergian Rosidah pun masih terekam jelas di benak Mansyur S. Pagi itu, setelah selesai berolahraga sekitar 35 menit, ia menerima telepon dari keponakannya yang mengabarkan kondisi sang istri semakin lemah dan tak mampu menerima makanan.
“Saya coba kasih air, tapi sudah tidak masuk. Akhirnya beliau jatuh di pelukan saya, dan di situ napas terakhirnya. Saat itu saya menangis,” kenangnya dengan suara lirih.
Kisah tersebut membuat banyak warganet ikut terenyuh. Ungkapan cinta Mansyur S kepada istrinya dinilai sebagai potret kesetiaan yang langka di dunia hiburan.
Kini, rekan duet Elvy Sukaesih itu berusaha mengikhlaskan kepergian perempuan yang telah membersamainya dalam suka dan duka selama lebih dari lima dekade. Ia percaya, wafatnya Rosidah adalah bentuk kasih sayang Tuhan.
“Mungkin Allah lebih cinta dia, makanya saya ikhlas,” ucapnya.
Mewakili almarhumah, Mansyur S dan keluarga juga menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak apabila selama hidup Rosidah pernah melakukan kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak.
(Dist)











