BATAM, TEROPONGMEDIA.ID – Sebuah kapal penarik atau tugboat mengalami kecelakaan di perairan kawasan industri galangan kapal PT ASL Shipyard Indonesia, Tanjung Uncang, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (6/3) siang. Kapal tersebut terbalik setelah terhimpit kapal kargo yang sedang ditarik menuju area dok.
Dalam insiden tersebut terdapat lima orang di atas tugboat. Tiga orang dilaporkan meninggal dunia, satu orang selamat, sementara satu lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR.
Kepala Basarnas Tanjungpinang Fazzli membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, tiga korban meninggal dunia telah dievakuasi ke Rumah Sakit Mutiara Aini.
“Iya benar ada kecelakaan di galangan kapal PT ASL. Tiga orang meninggal dunia, satu selamat dan satu masih hilang,” ujar Fazzli saat dikonfirmasi.
Baca Juga:
10 Korban Kapal Tenggelam di Sitaro Berhasil Diselamatkan
Adapun lima orang yang berada di dalam tugboat tersebut yakni M. Habib Ansyari selaku anak buah kapal (ABK) yang berhasil selamat, Abdul Rahman sebagai kapten yang meninggal dunia, Guntur Pardede sebagai chief yang juga meninggal dunia, Yusuf Tankin selaku second engineer yang masih dalam pencarian, serta Jhonson Bertuahman Damanik sebagai kepala kamar mesin (KKM) yang turut meninggal dunia.
Saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap Yusuf Tankin. Proses pencarian dilakukan sambil menunggu kondisi air laut pasang agar memudahkan petugas menarik tugboat yang masih terhimpit kapal kargo.
Fazzli menjelaskan kecelakaan terjadi saat tugboat tersebut sedang menarik kapal kargo bernama Kyparissia yang hendak masuk ke area docking di galangan kapal.
Namun dalam proses penarikan, tugboat berada di sisi bawah kapal kargo saat kondisi air laut sedang surut sehingga kapal penarik itu terhimpit dan akhirnya terbalik.
“Tugboatnya terhimpit di bawah sisi kapal saat kondisi air laut surut,” kata Fazzli.



