Tekan Kenaikan Harga, Bulog Belitung Siapkan 500 Ton Beras

bulog belitung
-

Tidak ada video disisipkan.

BELITUNG,TM.ID : Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung, Romi Victa Rose mengatakan, pihaknya menyiapkan sebanyak 500 ton beras medium guna menekan kenaikan harga beras di daerah itu.

“Kami menyiapkan sebanyak 500 ton beras untuk meredam atau menekan kenaikan harga beras saat ini,” kata Kepala Perum Bulog KCP Belitung, Romi Victa Rose di Tanjung Pandan, Jumat (24,2/2024).

Romi menyebutkan, sebanyak 500 ton beras tersebut akan didatangkan secara bertahap dalam waktu dekat.

Menurut dia, Bulog Belitung mendatangkan beras tersebut dengan tujuan mengantisipasi terjadinya kelangkaan dan kenaikan harga beras.

“Sebanyak 500 ton beras akan masuk ke sini (Belitung) minggu depan atau bulan Maret secara bertahap,” ujarnya.

Romi menjelaskan, saat ini stok beras yang tersedia di Perum Bulog KCP Belitung sebanyak 150 ton.

“Sehingga jika masuk sebanyak 500 ton beras medium pada minggu depan kami yakin mampu menstabilkan harga beras di tingkat pasar,” katanya.

Dikatakan Romi, harga beras medium tersebut dijual dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp9.950 per kilogramnya.

Ia memaparkan, beras tersebut nantinya juga didistribusikan ke sejumlah Rumah Pangan Kita (RPK) dan Toko Pangan Kita (TPK) yang merupakan mitra Perum Bulog.

“Dengan demikian masyarakat bisa mendapatkan dan membeli beras dengan harga terjangkau di sejumlah RPK dan TPK kami,” ujarnya.

BACA JUGA: Bulog Gelontorkan 60 Ton Beras di Operasi Pasar Situbondo

Di mengatakan, Perum Bulog mendapatkan tugas khusus untuk meredam gejolak kenaikan harga beras sekarang ini.

Pasalnya, lanjutnya, harga beras di sejumlah daerah sekarang mengalami kenaikan

“Ini adalah program Badan Pangan Nasional untuk menstabilkan harga beras di seluruh wilayah Indonesia,” katanya.

Dia menjelaskan, kenaikan harga beras disebabkan oleh faktor salah satunya adalah keterlambatan pasokan dari luar daerah.

“Kemudian ditambah dengan kondisi di Jawa belum memasuki masa panen,” ujarnya.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru