Tekan Laju Inflasi, Pemkab Mubar Gelar Kegiatan Pasar Murah

pemkab
Ilustrasi (web)
-

Tidak ada video disisipkan.

KENDARI,TM.ID : Guna menekan laju inflasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan kegiatan pasar murah. Masyarakat bisa membeli tiga komoditas lebih rendah dibanding dipasaran.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mubar La Ode Aka di Kendari, Senin (27/2/2023).

“Pasar murah itu sudah dua kali kami lakukan di 2022, kemudian di 2023 bulan Februari ini, kami baru-baru juga melakukan pasar murah,” kata La Ode Aka.

Dia menyebutkan bahwa sebelum melaksanakan pasar murah, pihaknya akan melakukan terlebih dahulu kegiatan Inspeksi Mendadak (Sidak) pasar dan kemudian melakukan operasi pasar untuk menentukan harga komoditi yang naik, lalu menggelar pasar murah.

“Pertama Sidak pasar, kemudian operasi pasar, operasi pasar ini untuk menentukan komoditi-komoditi yang strategis. Yang kami temukan di lapangan saat operasi pasar itu yang naik harganya, yaitu beras, telur, dan minyak goreng,” tuturnya.

Setelah mengetahui beberapa komoditi yang naik harga, lanjut La Ode Aka, Pj Bupati Mubar mengeluarkan kebijakan untuk mengintervensi harga tersebut dengan melaksanakan kegiatan pasar murah.

Dia menjelaskan bahwa operasi pasar itu akan menyediakan tiga komoditi, antara lain beras, telur, dan minyak goreng dengan bantuan subsidi 50 persen dari pemerintah.

“Seperti beras, yang harganya Rp210 ribu, kami jual hanya Rp105 ribu. Jadi, mereka hanya bayar setengah harga, setengahnya lagi disubsidi pemerintah, begitu juga telur dan minyak goreng,” lanjutnya.

Orang nomor satu di Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mubar itu juga menyampaikan bahwa kebijakan tersebut berdasarkan dengan perintah Presiden dan Menteri Keuangan.

BACA JUGA: Tekan Harga Beras, Pemkab Gowa Gelar Operasi Pasar

Dalam melakukan pasar murah, La Ode Aka menuturkan bahwa pihaknya bekerjasama dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk mencetak kupon.

“Kupon itu nanti dikasih ke Camat, lalu Camat ke Kepala Desa, nanti kepala desa yang membagikan kepada warga. Nanti kepala desa yang tentukan, siapa yang berhak mendapat kupon ini. Kami hanya menyiapkan paket,” jelasnya.

Adapun jumlah komoditi-komoditi yang disediakan pada gelaran pasar murah Februari 2023 ini, kata La Ode Aka, 43.140 kilogram untuk beras, kemudian 4.314 rak telur, dan 4.314 liter minyak goreng.

“Jadi, masing-masing kupon itu, warga bisa mendapatkan 10 kilogram beras, satu rak telur, dan satu liter minyak goreng,” pungkasnya.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru