Terdegradasi, PSIS Semarang Sampaikan Pesan Penuh Emosional

Terdegradasi, PSIS Semarang Sampaikan Pesan Penuh Emosional
Alfeandra Dewangga di Pertandingan PSIS versus Semen Padang. (Dok. PSIS)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Perjuangan PSIS Semarang untuk tetap bertahan di Kompetisi Liga 1 musim depan telah berakhir. PSIS Semarang dipastikan turun kasta atau terdegradasi ke Liga 2 musim berikutnya.

PSIS Semarang langsung menyampaikan pesan emosional usai terdegradasi. Pesan itu disampaikan Tim Mahesa Jenar melalui Instagram tim pada Rabu, 14 Mei 2025.

Dalam pesan tersebut, PSIS menyematkan video berdurasi singkat perjuangan untuk promosi ke Liga 1. Diawali dari kemenangan atas Martapura FC pada perebutan peringkat ketiga Liga 2 pada tahun 2017 lalu.

Dimana saat itu, Subangkit yang menjadi pelatih kepala mampu mengantarkan PSIS meraih kemenangan dramatis, 6-4 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung.

Baca Juga:

PSIS Semarang Akhiri Kerja Sama Dengan Gilbert Agius

Berlipatnya Motivasi PSIS Semarang Untuk Taklukan Persib Bandung

Setelah itu, video-video pendek tersebut berlanjut ke aksi jerih payah pemain, pelatih, dan ofisial tim sampai musim ini. PSIS juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah berjuang demi logo Tugu Muda di dada.

“Tujuh tahun langkah perjalanan kami di kompetisi Liga 1. Tetes keringat perjuangan, tangis-tawa, suka-duka kami lalui di kasta tertinggi sepakbola Indonesia. Semua nama hadir tanpa sedikitpun tak berkontribusi untuk lambang Tugu Muda di Dada,”

“Terimakasih untuk perjuangan dan dukungan yang hadir tanpa henti. Mungkin rasa sedih, kecewa, dan amarah masih selimuti seluruh hati setiap elemen dimana PSIS Semarang berada, mohon maaf sebesar-besarnya. Tapi kami yakin dan bertekad untuk kembali lagi, lebih kuat dan jauh lebih kuat dari sebelumnya,” jelas PSIS dalam Instagram.

Meski sudah terdegradasi, PSIS memastikan perjuangan timnya belum berhenti. Mereka sepakat akan mengembalikan kejayaan PSIS hingga kembali tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

“Bukanlah akhir, tapi perjuangan untuk meraih kembali kejayaan di panggung tertinggi sepakbola Indonesia. Mohon dukungan dan doa disetiap perjuangan kami nantinya. Biru hati ini, biru jiwa ini, biru diri ini. Satu nama, PSIS Semarang. Selamanya.” tutup PSIS. (RF/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru